Pemerintah Sebelumnya Sulit Menerapkan Tol Gratis
Pada 2024, Malaysia sempat memberikan kebijakan tol gratis bagi kendaraan pribadi kelas 1 selama dua hari saat Lebaran.
Namun, Indonesia menghadapi tantangan dalam menerapkan kebijakan serupa.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur, menjelaskan bahwa Malaysia dapat menggratiskan tol karena pemerintahnya memberikan kompensasi sebesar 37,6 juta Ringgit atau sekitar Rp126,3 miliar.
“Di Malaysia itu dua hari gratis karena pemerintah mengkompensasi sebesar 37,6 juta Ringgit atau Rp126,3 miliar,” kata Subakti dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, Rabu, 3 April 2024 lalu.
Subakti menambahkan bahwa kebijakan serupa sulit diterapkan di Indonesia karena kepemilikan perusahaan jalan tol yang melibatkan investor asing.
Bahkan, pemberian diskon tarif tol pun cukup kompleks untuk diimplementasikan.
“Kalau ditanggung kami semua, agak repot juga diskusinya. Enggak semuanya milik BUMN,” ujarnya.
Diskon Tarif Tol sebagai Solusi Alternatif
Tahun 2024, pemerintah Indonesia hanya memberikan diskon tarif tol saat libur Lebaran. Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, mengatakan bahwa keputusan diskon tarif tol berada di tangan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Asosiasi Tol Indonesia (ATI) sebelumnya telah menyurati Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, terkait usulan diskon tarif tol.
“Pertama diskon tarif itu kompetensinya BUJT. Asosiasi Tol Indonesia sudah berkirim surat kepada Menteri PUPR untuk menginformasikan bahwa akan ada diskon tarif kisarannya maksimum 20 persen dari yang ada, khususnya di Trans Jawa yang diberlakukan,” jelas Abadi pada 2024 silam.
Artikel Terkait
Kisruh ASN di Kemdiktisaintek, DPR RI Gelar Rapat Tertutup Bersama Menteri Satryo Bahas Unjuk Rasa dan Mutasi Pegawai
Minyak Urut dari Megawati untuk Presiden Prabowo Dibalas Anggrek di Hari Ulang Tahunnya, Puan Maharani Ungkap Pesan
BPJS Kesehatan Resmi Hapus Sistem Kelas Rawat Inap, Berapa Iuran Baru Peserta dan Apa Saja Perbedaan Fasilitasnya?
Kepala Badan Gizi Nasional Ungkap Peluang Serangga Hingga Ulat Sagu Masuk dalam Menu MBG, Begini Penjelasannya
Sejarah Imlek di Indonesia: Mengungkap Alasan Kenapa Perayaan Tahun Baru China Ini Hanya Dirayakan di Tanah Air
Jana Abu Salha, Kadet Palestina di Unhan RI, Terima Kasih Indonesia dan Prabowo atas Dukungan Pendidikan dan Kemanusiaan!
Hujan dan Angin Sering Turun Saat Imlek, Ternyata Ada Makna Mendalam Dibalik Fenomena Ini! Cek Filosofinya!
Sri Mulyani Angkat Bicara! BGN Minta Tambah Anggaran MBG Rp100 Triliun, UMKM Auto Cuan?
Warning dari BMKG! Kenali Tanda-tanda Banjir Bandang dan Longsor, Salah Satunya Pintu Rumah Susah Dibuka, Waspada!
BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem yang Bisa Bawa Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang!