9 Tuntutan Aksi Puncak ‘Indonesia Gelap’ di Jakarta Saat Istana Lantik Kepala Daerah, Ribuan Aparat Siaga

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 20 Februari 2025 | 16:00 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar BEM SI di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (X.com/@barengwarga)
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar BEM SI di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (X.com/@barengwarga)

Adapun, keresahan yang diutarakan BEM SI dalam seruan aksi 'Indonesia Gelap' itu. Mulai dari penilaian tentang program makan bergizi yang bermasalah hingga kelangkaan gas LPG.

"Ketika rakyat diam, kebenaran terancam. Ketika penguasa tak terbantahkan, keadilan semakin jauh," ungkap BEM SI.

"Dari anggaran yang tak tepat, program makan bergizi yang bermasalah, hingga langkanya gas LPG, masalah terus menumpuk, tapi perjuangan tak pernah berhenti," tandasnya.

Baca Juga: SMK dan Pendidikan Vokasi Terancam, Anggaran Dipangkas Rp1 Triliun, Banyak Pelatihan Penting Terancam Hilang!

Unggahan Instagram BEM SI terkait aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’.
Unggahan Instagram BEM SI terkait aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’. (Instagram.com/@bem_si)

Baca Juga: IKN Gak Mangkrak! Basuki Spill Anggaran Fantastis buat Tahap 2, Target 2026, tapi Jokowi Bilang Bisa Rampung 20 Tahun?!

9 Poin Tuntutan di Puncak Aksi 'Indonesia Gelap'

Dalam puncak demonstrasi 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta pada Kamis, 20 Februari 2025, terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI:

1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025
2. Transparansi status pembangunan dan pajak rakyat
3. Evaluasi besar-Besaran Makan Bergizi Gratis
4. Tolak Revisi UU Minerba yang bermasalah
5. Tolak Dwifungsi TNI
6. Sahkan RUU Perampasan Aset
7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional
8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat
9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan KIP Aman! Efisiensi Anggaran Tak Akan Ganggu Beasiswa Mahasiswa di Tengah Isu Pemangkasan

588 Personel Gabungan Siap ‘Amankan’ Aksi Mahasiswa

Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombe Susatyo Purnomo Condro menuturkan pihaknya telah menurunkan 588 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi puncak 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta.

"Pengamanan unjuk rasa 588 personel gabungan," tegas Purnomo kepada wartawan di Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Purnomo mengatakan, personel akan disebar pada sekitar bundaran Patung Kuda Monas hingga di kawasan Istana Negara.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegas! Kenaikan UKT Perguruan Tinggi Ditolak, Minta Evaluasi Anggaran Tanpa Bebani Mahasiswa

Terkait aksi puncak 'Indonesia Gelap' ini, rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pun bersifat situasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X