Margareth juga menegaskan bahwa insiden pertama melibatkan 11 siswi, bukan 14 seperti yang ramai diberitakan.
Ia menilai, kebiasaan guru tersebut menyentuh bahu adalah bentuk sikap kebapakan yang kerap disalahartikan.
Hasil dari mediasi pada tahun lalu adalah pembatasan ruang ajar bagi guru tersebut, yakni tidak diizinkan lagi mengajar di kelas 6.***
Artikel Terkait
Polisi Bentuk Tim Khusus, Selidiki Kasus Pelecehan Seksual Dokter Kandungan Garut yang Jadi Sorotan!
Polisi Buka Posko Pengaduan untuk Korban Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut, Tim Khusus Dibentuk!
POGI Turun Tangan! Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut yang Viral Ternyata Kasus Lama
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Saat USG, Dokter Kandungan di Garut Ditangkap Polisi, Korban Tercatat 2 Orang
Klinik Akui Pernah Terima Keluhan Pasien, Dokter Kandungan Garut Terduga Pelecehan Seksual Sudah Tak Praktik Lagi
Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut, Kejadian Bukan di 2025, Kini Sudah Dilarang Praktik