Empat Perusahaan China Siap Garap Pabrik Kendaraan Listrik di RI, Danantara Tawarkan Diri Jadi Mitra Strategis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 26 Mei 2025 | 15:33 WIB
Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir (Tengah).  (Instagram/pandusjahrir)
Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir (Tengah). (Instagram/pandusjahrir)

 

Mediapriangan.com - Minat investor asing terhadap industri kendaraan listrik di Indonesia terus tumbuh. Terbaru, empat perusahaan asal China dikabarkan tengah menjajaki peluang untuk membangun pabrik kendaraan listrik di Tanah Air.

Kabar tersebut diungkapkan oleh Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Pandu Sjahrir, usai menghadiri acara Global Business Summit yang berlangsung di Kementerian Investasi, Jakarta, Minggu, 25 Mei 2025.

“Wah, banyak yang berminat. Tapi yang paling depan mungkin ada empat,” kata Pandu.

Baca Juga: 4 Raksasa China Siap Tanam Modal di RI, Danantara Sebut Fokus Investasi di EV, Baterai, dan Data Center

Namun, meski menyebut ada empat perusahaan yang paling serius, Pandu belum mengungkapkan identitasnya secara detail.

“Saya enggak bisa sebut nama-namanya,” ujar Pandu.

Menurut Pandu, ketertarikan perusahaan-perusahaan asal Negeri Tirai Bambu tersebut tidak hanya pada pembangunan pabrik kendaraan listrik saja, tetapi juga meluas ke sektor pendukung lainnya.

Baca Juga: Danantara Bakal Masuk Proyek Energi, Bahlil Sebut Ikuti Arah Prabowo, ESDM Siap Atur Skala Prioritas Investasi

“Dari sisi baterai, kendaraan listrik, mereka tertarik. Dari sisi data center dan konsumer juga (tertarik). Jadi, kita lihat nanti,” jelasnya.

Ia juga memastikan bahwa Danantara siap berperan aktif sebagai mitra strategis dalam membantu proses investasi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Lebih lanjut, Pandu menekankan pentingnya pembangunan dari hulu ke hilir, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam negeri.

Baca Juga: Danantara Bakal Masuk Proyek Energi, Bahlil Sebut Ikuti Arah Prabowo, ESDM Siap Atur Skala Prioritas Investasi

“Kita mulai dari awal. Bangun pengetahuan, bikin mobil, tingkatkan SDM. Saat ini China lebih maju. Jadi kita belajar langsung dari China. Tapi nanti, Insya Allah, kita juga bisa jadi salah satu pemimpinnya,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X