Ia pernah menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama di Solo, Kasrem 061/Surya Kencana, dan Kasdam IV/Diponegoro. Ia juga tercatat sebagai lulusan terbaik Seskoad tahun 2010.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa mutasi jabatan seperti ini bukan hanya soal administrasi semata.
“Mutasi ini bukan sekadar proses administratif, tapi merupakan strategi pembinaan karier dan penyegaran organisasi,” ujar Kristomei, Rabu 28 Mei 2025.
“Ini juga bentuk kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika yang terus berubah."
Dengan pengalaman tempur, kepercayaan dari presiden, serta prestasi akademis, publik kini menanti arah kepemimpinan Mayjen Deddy Suryadi di Kodam Jaya—komando yang mengawal jantung pertahanan Ibu Kota.***
Artikel Terkait
Perpres Baru Diteken Prabowo, Jaksa dan Keluarganya Kini Bisa Dapat Pengawalan Resmi dari TNI dan Polri
Janji Manis Meikarta Berujung Pahit, 7 Tahun Menanti, Menteri PKP di Era Prabowo Tuntut Refund ke Lippo!
Resmi Diteken Prabowo, Perpres Pelindungan Jaksa 2025 Tegaskan Peran Polri dan TNI, Ini Rincian Pasal-Pasalnya
Isu Reshuffle Kabinet Kian Santer, Istana Buka Suara, Prabowo Evaluasi Rutin tapi Belum Ada Pembahasan Resmi
Alasan Istana Soal Reshuffle, Prabowo Tak Langsung Ganti Pejabat Meski Ada Catatan, Fokus Evaluasi dan Peringatan
Prabowo Dukung Papua Nugini Gabung ASEAN, Dinilai Perkuat Stabilitas Kawasan dan Pengaruh Global Organisasi
Tiba di Jakarta, Macron Senang Bisa Kembali ke Indonesia dan Sebut Prabowo sebagai Sahabat Baik dan Mitra Strategis
Borobudur Ditutup Sementara 29 Mei, Kunjungan Presiden Macron dan Prabowo Dilengkapi Stairlift Khusus Tanpa Bor