Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa belum ada regulasi resmi yang membolehkan pembagian MBG dalam bentuk bahan mentah.
Ia mengonfirmasi bahwa petunjuk teknis pelaksanaan MBG selama libur sekolah masih dalam tahap perumusan.
Menurut Dadan, penyusunan juknis tersebut mempertimbangkan banyak aspek, seperti kehadiran siswa di sekolah serta kebutuhan asupan gizi yang dapat dikonsumsi langsung.
“Jika siswa masih bisa datang ke sekolah, maka MBG akan diberikan dalam bentuk fresh food dan siswa juga bisa dibekali makanan tahan lebih lama seperti telur, buah, dan susu untuk 1 atau 2 hari ke depan,” ungkap Dadan dalam keterangannya dari Jakarta.***
Artikel Terkait
Dipanggil Polisi Soal MBG Kalibata, Yayasan MBN Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Perbedaan Harga yang Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Geram soal Isu Keracunan di Program MBG, Tegaskan ke BGN, Jangan Ada Penyimpangan Sedikit pun!
Prabowo Ungkap Pentingnya Gizi dan Kebersihan untuk Siswa, Paspampres Saja Rela Buka Sepatu Masuk Dapur MBG
BGN Sebut Program MBG Siap Ciptakan 90 Ribu Lapangan Kerja untuk Sarjana, Ini Rincian Jenis Lowongan Kerjanya!
BGN Yakin Program MBG Tak Cuma Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sarjana, Tapi Juga Genjot Ekonomi Daerah Lewat SPPG!
Ramai Food Tray MBG Impor dari China, DPR dan Luhut Desak BGN Berdayakan Produk Lokal untuk Dukung UMKM dan Kesehatan