Penurunan suku bunga Bank Indonesia ke level 5,25% diharapkan mempercepat pertumbuhan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, triwulan II 2025 sektor jasa keuangan dan asuransi memberi kontribusi 0,13%, dengan subsektor asuransi dan dana pensiun menyumbang 0,05%.
“Dengan semangat sinergi, para pelaku industri nasional perlu memperkuat perannya dalam menghadapi tantangan geopolitik global, terkhusus dalam upaya membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor asuransi di Indonesia,” tegas Denny.***
Artikel Terkait
IFG dan Perpusnas RI Salurkan Hibah Buku ke 34 Provinsi, Dorong Literasi dan SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Kasus Covid-19 Naik Lagi, IFG Ingatkan Pentingnya Asuransi Kesehatan dan Gaya Hidup Sehat untuk Perlindungan Diri
IFG Tekankan Peran ESG dan Akuntan Manajemen untuk Wujudkan Ekonomi Tangguh dan Berkelanjutan di Indonesia
IFG Pastikan Santunan Korban Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya Lewat Jasa Raharja, Proses Pendataan Dipercepat
IFG Dorong Karyawan Jadi Duta Branding Digital BUMN Lewat Workshop Komunikasi Sosial Bertema AI di Balikpapan
IFG Dorong Ekosistem Asuransi Tangguh Lewat Dialog Strategis, Soroti Tantangan dan Peluang Industri 2025