Indonesia Catat Sejarah Baru, Satelit Nusantara Lima Resmi Mengudara dari AS, Perkuat Internet di Timur

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 13 September 2025 | 14:21 WIB
Peluncuran Satelit Nusantara Lima (SNL) di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.  (Instagram/kemkomdigi)
Peluncuran Satelit Nusantara Lima (SNL) di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. (Instagram/kemkomdigi)

 

Mediapriangan.com - Indonesia kembali mencetak tonggak penting dalam dunia teknologi dengan suksesnya peluncuran Satelit Nusantara Lima (SNL) pada Jumat, 12 September 2025 pukul 08.56 WIB.

Peluncuran SNL ini diterbangkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat dengan roket Falcon 9 milik SpaceX.

SNL merupakan proyek strategis yang digagas oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan menjadi salah satu simbol kemandirian teknologi bangsa.

Baca Juga: Komdigi Genjot Program Satu Data Indonesia, Meutya Hafid Tegaskan Jadi Fondasi Transformasi Digital RI

Satelit ini menempati slot orbit 113° Bujur Timur, yang dikenal sebagai golden spot, sehingga dapat mencakup seluruh wilayah Indonesia, terutama kawasan timur yang selama ini memiliki keterbatasan akses internet.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa peluncuran SNL adalah langkah besar untuk pemerataan akses digital.

“Satelit Nusantara Lima adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas. Internet cepat bukan hanya soal teknologi, tapi soal kesempatan yang sama,” ujar Meutya Hafid dalam keterangan resminya, Sabtu, 13 September 2025.

Baca Juga: Heboh! Aplikasi Peduli Lindungi Diduga Disusupi Judol, Komdigi Langsung Ambil Tindakan Tegas dengan Pemblokiran

Ia menambahkan, hadirnya SNL akan memastikan anak-anak di Maluku dan Papua mendapatkan kesempatan belajar yang setara dengan anak-anak di kota besar.

“Pasien di pulau kecil bisa konsultasi dengan dokter terbaik, dan UMKM kita bisa bersaing di dunia digital, inilah makna pemerataan digital yang sesungguhnya,” imbuhnya.

Kapasitas SNL yang mencapai 160 Gbps menjadikannya satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga: Heboh Grup Fantasi Sedarah di Facebook, Komdigi Minta Meta Hapus 30 Konten Serupa dan Perkuat Perlindungan Anak

Dengan tambahan kapasitas ini, total kapasitas satelit Indonesia kini menyentuh 400 Gbps. Teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) yang disematkan juga memastikan layanan internet semakin cepat dan stabil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X