Fenomena 'Tot Tot Wuk Wuk' Viral di Jalan Raya, Istana hingga Polri Soroti Penyalahgunaan Sirene dan Strobo

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 20 September 2025 | 11:07 WIB
Potret sindiran ‘Tot Tot Wuk Wuk’ terkait simbol prioritas yang dinilai mengganggu para pengguna jalan raya di Indonesia.  (X.com/@Rudi_Komunita)
Potret sindiran ‘Tot Tot Wuk Wuk’ terkait simbol prioritas yang dinilai mengganggu para pengguna jalan raya di Indonesia. (X.com/@Rudi_Komunita)

Mediapriangan.com - FenomenaTot Tot Wuk Wuk” tengah ramai diperbincangkan di media sosial Indonesia. Ungkapan satir ini lahir sebagai sindiran terhadap penyalahgunaan sirene dan lampu strobo oleh pengendara tertentu yang seharusnya memiliki prioritas, namun kerap digunakan secara pribadi.

Banyak pengendara menilai penggunaan sirene dan strobo di jalanan, khususnya kota besar, membahayakan. Kendaraan sipil atau rombongan tertentu sering melaju dengan suara Tot Tot Wuk Wuk dan lampu berkedip serta sirene meraung, meski bukan dalam kondisi darurat.

Hal ini memicu gerakan kecil masyarakat dengan slogan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” yang kini juga hadir dalam bentuk stiker di kendaraan.

Baca Juga: PCO Resmi Bertransformasi Jadi Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi Digantikan Angga Raka Prabowo

Tanggapan Istana RI

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pejabat negara harus menggunakan fasilitas sirene dan strobo dengan penuh kepatutan.

“Tentunya kita harus memperhatikan kepatutan, kemudian memperhatikan ketertiban masyarakat pengguna jalan yang lain. Jadi jangan semena-mena atau semau-maunya,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 19 September 2025.

Prasetyo menambahkan, Presiden RI, Prabowo Subianto, pun tidak selalu menyalakan sirene dan strobo saat mendapat pengawalan.

Baca Juga: Dony Oskaria Resmi Jadi Plt Menteri BUMN, Mensesneg Singgung Kemungkinan Peleburan Kementerian ke Danantara

Bahkan, Presiden kerap ikut merasakan macet di jalan bersama masyarakat lain. “Kalaupun lampu merah juga berhenti, ketika tidak ada sesuatu yang sangat terburu-buru mencapai tempat tertentu,” katanya.

Korlantas Polri Siap Evaluasi

Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho juga menyoroti fenomena ini. Ia menyatakan telah membekukan sementara pengawalan menggunakan sirene dan strobo untuk menanggapi keluhan masyarakat.

“Ini saya terima kasih kepada masyarakat untuk Korlantas sementara kita bekukan. Semoga tidak usah harus pakai tot tot lagi lah,” ujarnya di Mabes Polri, Jumat, 19 September 2025.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Terkejut Cukai Rokok 57 Persen, Sentil Kebijakan Aneh hingga Janji Lindungi Pasar Industri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X