Klarifikasi Roll Back 5.000 SPPG
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa istilah “fiktif” tidak tepat. “Yang dimaksud Pak Nurhadi ini adalah banyak pihak yang booking titik untuk membangun SPPG, tetapi kemudian tidak melakukan kegiatannya di lapangan,” jelasnya.
Proses roll back dilakukan jika mitra tidak melakukan aktivitas lebih dari 20 hari. Titik yang kembali ke tahap pengajuan ini bukan fiktif, melainkan menunggu verifikasi ulang.
“Jadi, 5.000 itu bukan fiktif, tapi mitra yang kena proses roll back dari persiapan ke pengajuan,” tegas Dadan.***
Artikel Terkait
Viral Ucapan Wahyudin Moridu soal Uang Negara, BK DPRD Gorontalo Turun Tangan hingga Politisi Minta Maaf
Misteri Setter Baru Manisa BBSK Terjawab! Netizen Heboh, Sebut Gizem Kazan Ternyata Istri Pelatih Gorkem, Ini Faktanya
Cansu Ayyildiz, Outside Hitter Manisa BBSK yang Makin Seksi, Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Intip Profilnya
Polisi Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis di Jabotabek, 9 Tersangka Ditangkap dan 21 Kg Barang Bukti Disita
Basri Baco Ramai Disorot Usai Usul Tunjangan Anggota DPRD Diseragamkan, Respons Bima Arya Jadi Bahan Perbincangan
Prabowo Bagikan 330 Ribu Smart TV ke Sekolah, Digitalisasi Pendidikan Jadi Fokus untuk Daerah Terpencil