Mediapriangan.com - Nama Anggito Abimanyu menjadi sorotan publik setelah resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.
Penetapan dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar pada Senin, 22 September 2025.
Komisi XI DPR RI memutuskan secara musyawarah mufakat untuk menunjuk Wakil Menteri Keuangan tersebut menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang kini menjabat Menteri Keuangan.
“Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah untuk mufakat dan menetapkan Anggota Dewan Komisioner (DK) LPS periode 2025-2030 adalah sebagai berikut: Anggito Abimanyu Ketua DK LPS,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun di Jakarta.
Baca Juga: Mahfud MD Tolak Kursi Menko Polkam, Pilih Bantu Prabowo di Reformasi Polri Demi Etika Politik
Posisi Sebagai Wakil Menteri Keuangan
Anggito Abimanyu saat ini masih aktif menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Ia mengaku siap melepaskan posisi tersebut demi amanah barunya sebagai Ketua DK LPS.
“Saya sebagai ASN dan anggota kabinet siap melepaskan jabatan Wamen untuk amanah ini,” ucap Anggito.
Profil Singkat Anggito Abimanyu
Anggito lahir di Bogor pada 19 Februari 1963. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 1985.
Selanjutnya, ia meraih gelar Master of Science (MSc.) dan Doctor of Philosophy (PhD.) di University of Pennsylvania, Amerika Serikat, pada 1993.
Selain menjadi birokrat, Anggito juga dikenal sebagai akademisi. Ia tercatat sebagai pengajar di UGM dan menjabat Kepala Departemen Ilmu Ekonomi Sekolah Vokasi UGM pada 2022.
Artikel Terkait
DPR Desak BGN Libatkan Sekolah dalam Program MBG, Soroti Kasus Keracunan hingga Serapan Anggaran Rendah
Demo Buruh 22 September, Desak RUU Ketenagakerjaan Disahkan, Tagih Janji Satgas PHK, DPR Janji Terima Aspirasi
TNI Janji Tertibkan Sirene dan Strobo ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di Jalan, Suara Mengganggu dan Memancing Emosi Warga
APBN 2025 Catat Defisit Rp321,6 Triliun hingga Agustus, Tapi Keseimbangan Primer Masih Surplus Rp22 Triliun
Hotman Paris Protes Bunga Turun, Tapi Strategi Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp200 Triliun ke Himbara Tuai Hasil
Sempat Diragukan, Menkeu Purbaya Bela Data BPS, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen Sah dan Valid
Setelah Hampir 10 Tahun, Prabowo Subianto Siap Naik Podium PBB, Tambah Jejak Diplomasi Panjang Indonesia
Curhat Mentan Amran soal Panggilan Mendadak Prabowo Tengah Malam, Kisah di Balik Larangan Impor Tapioka