Disindir Minta Air Galon dan Sering Batalkan Acara, Menpar Widiyanti Klarifikasi Semua Isu Panas yang Viral

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 26 September 2025 | 13:20 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana buka suara mengenai kabar viral dirinya terkait kunker daerah.  (Instagram/widi.wardhana)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana buka suara mengenai kabar viral dirinya terkait kunker daerah. (Instagram/widi.wardhana)

 

Mediapriangan.com - Nama Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, tengah ramai dibicarakan di media sosial.

Sejumlah unggahan warganet mengklaim bahwa Menpar Widiyanti kerap membuat permintaan merepotkan saat kunjungan kerja ke daerah, bahkan ada yang menyebut ia meminta air galon untuk mandi.

Isu ini semakin heboh setelah muncul pengakuan seseorang yang mengaku ASN dan menceritakan kebiasaan Menpar Widiyanti saat kunjungan kerja.

Mulai dari membatalkan kehadiran acara secara mendadak hingga menuntut fasilitas yang dinilai berlebihan.

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Gaspol Kembangkan 3B, Pariwisata Bali Barat, Utara, dan Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Unggulan RI

Klarifikasi Menpar: “Tidak Pernah Mandi Air Galon”

Dalam tayangan podcast di kanal YouTube Helmy Yahya Bercerita yang tayang Kamis (25/9/2025), Widiyanti meluruskan kabar tersebut.

“Semua hotel ada air bersih dong, bagi saya isu itu bukan diri saya yang terganggu karena saya melihat ada isu harus mandi air galon, berarti hotel di seluruh Indonesia tidak ada air bersih dong?” ucapnya.

“Itu mencoreng nama baik hotel-hotel di Indonesia menurut saya. Jadi, saya mesti luruskan bahwa tidak ada tuh saya mandi pakai air galon. Itu hanya karangan saja,” tegasnya.

Ia menganggap gosip tersebut sebagai risiko yang harus ia terima sebagai pejabat publik. “Selama itu bukan dari kinerja, saya rasa itu masalah tidak perlu dipermasalahkan,” tambahnya.

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Tegaskan Pariwisata Berkualitas Bukan Sekadar Jumlah Turis, Tapi Pengalaman yang Berdampak

Soal Membatalkan Acara di Daerah

Salah satu tuduhan yang mencuat adalah kebiasaannya membatalkan agenda daerah secara mendadak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X