“Mereka biasanya kirim foto sebelum verifikasi, ada koordinator regional itu turun untuk ngecek, bisa jadi ada kongkalikong, misalnya ini dapur nggak menuhin syarat. Kita akan mulai inspeksi satu per satu dapur,” tegas Nanik.
Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Panggil Kepala BGN dan Tekankan Tujuan Gizi Anak
Ia memastikan jika ditemukan pelanggaran, dapur tersebut akan langsung ditutup.
Dengan kolaborasi antara Kemenkes, BGN, dan Puskesmas di seluruh Indonesia, diharapkan program MBG dapat berjalan sesuai standar dan mampu mencegah kasus serupa di kemudian hari.
Langkah ini menjadi sinyal serius pemerintah dalam menjaga keamanan pangan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat MBG.***
Artikel Terkait
Kasus Keracunan Massal MBG Kian Meluas, Pakar IDAI Desak Hidupkan Kantin Sekolah dan Perketat SOP Makanan
45 Kasus KLB Keracunan MBG di Indonesia, 6.452 Korban Tercatat, Pemerintah Didesak Perketat Pengawasan Dapur
Tangis Nanik S Deyang di Tengah 6.000 Lebih Siswa Jadi Korban Keracunan MBG, BGN Janji Evaluasi Total
Kasus Keracunan MBG Merebak, Kemendagri Tunjuk Pemda, BGN Akui Kelalaian SOP dan Siap Tanggung Biaya Perawatan
Isu Dapur Fiktif Mengguncang Program MBG Rp99 T, Menkeu Purbaya Kawal Serapan Anggaran dan Ancam Pangkas Dana
Kasus Keracunan MBG Tembus 5.914 Korban, Prabowo Panggil Kepala BGN dan Ingatkan Jangan Ada Politisasi