Menurut Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Presiden meminta pendataan dan peninjauan ulang terhadap kondisi bangunan di seluruh lembaga pendidikan keagamaan.
“Evaluasi ke depan ke semua pondok pesantren kita harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan infrastruktur masing-masing pondok,” kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Presiden juga terus memantau perkembangan evakuasi di Sidoarjo dan memerintahkan seluruh menteri terkait serta kepala daerah untuk turun langsung memberikan bantuan bagi para korban.
Baca Juga: Update Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, Korban Jiwa Jadi 9 Orang, 400 Tim SAR Evakuasi Nonstop!
“Beliau memonitor terus. Karena itu, para menteri hingga gubernur diminta untuk turun langsung memastikan semua kebutuhan korban dan keluarga tertangani dengan baik,” imbuh Prasetyo.
Pemerintah berharap langkah evaluasi nasional ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem keselamatan dan pengawasan bangunan pesantren di seluruh Indonesia, sekaligus memastikan tragedi seperti yang menimpa Ponpes Al Khoziny tidak kembali terulang.***
Artikel Terkait
Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, 100 Santri Jadi Korban, 26 Masih Hilang, Evakuasi Terus Dilakukan
Robohnya Gedung Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, 102 Korban Sudah Dievakuasi, 38 Orang Masih Dicari Tim SAR
Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Kakak Selamat, Adik Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan Ponpes
Evakuasi Dramatis Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 66 Terjebak Reruntuhan, Tim SAR Hadapi Medan Sempit
Evakuasi Ponpes Al Khoziny, 10 Korban Meninggal, Tim SAR Gunakan Excavator Breaker Usai Golden Time Berakhir
Update Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, Korban Jiwa Jadi 9 Orang, 400 Tim SAR Evakuasi Nonstop!