Polda Fokus pada Evakuasi Sebelum Penegakan Hukum
Mengenai proses hukum, Jules Abraham menegaskan bahwa kepolisian belum dapat melangkah lebih jauh sebelum evakuasi seluruh korban dinyatakan selesai.
“Nah, terkait dengan proses penegakan hukum harus kami tegaskan bahwa kami masih menunggu terlebih dulu teman-teman SAR ini selesai, kemudian lokasi sudah clear, baru kami akan melangkah,” jelasnya.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini masih pada upaya kemanusiaan, termasuk penyelamatan dan pencarian korban yang kemungkinan masih berada di bawah reruntuhan.
“Pasti kami akan melangkah ke proses penegakan hukum, namun saat ini kami mohon untuk bersabar karena kami juga masih fokus pada upaya penyelamatan, upaya evakuasi, termasuk dugaan korban yang masih berada di reruntuhan,” ucapnya.
Investigasi Resmi Menunggu Basarnas dan BNPB Selesai Bertugas
Terkait waktu dimulainya penyelidikan, Jules menjelaskan bahwa hal itu sepenuhnya menunggu keputusan dari BNPB dan Basarnas sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam operasi penyelamatan.
“Kalau mereka sudah tidak melakukan kegiatan di lokasi, maka kami sesegera mungkin, ya secepatnya melakukan proses upaya hukum. Tapi saya tegaskan, mari kita bersabar menunggu identifikasi ini juga masih berjalan. Setelah proses kemanusiaan di lokasi sudah clear area, kita tindak lanjuti penyidikan,” tandas Jules.***
Artikel Terkait
Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Kakak Selamat, Adik Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan Ponpes
Evakuasi Dramatis Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 66 Terjebak Reruntuhan, Tim SAR Hadapi Medan Sempit
Didi Sukardi Soroti Peran Ponpes Darusalam Ciamis dalam Mencetak Generasi Beriman, Cerdas dan Siap Pimpin Bangsa
Evakuasi Ponpes Al Khoziny, 10 Korban Meninggal, Tim SAR Gunakan Excavator Breaker Usai Golden Time Berakhir
Update Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk, Korban Jiwa Jadi 9 Orang, 400 Tim SAR Evakuasi Nonstop!
14 Santri Tewas dan 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Tim SAR Terus Cari Korban