Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Fadli Zon Tegaskan Jasa Besar dan Proses Hukum Telah Tuntas

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 10 November 2025 | 21:58 WIB
Presiden Prabowo menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, diterima oleh Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo menyerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, diterima oleh Siti Hardijanti Rukmana (Tutut) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Mediapriangan.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto pada upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025, yang menegaskan peran besar Soeharto dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan nasional.

Meski sempat menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, pemerintah menegaskan keputusan tersebut melalui kajian mendalam yang dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa pengusulan gelar tersebut sudah melalui proses panjang dan terukur.

“Jasa-jasa mereka itu jelas, konkret, dan juga benar-benar merupakan aspirasi yang sudah terseleksi dengan proses yang cukup panjang,” kata Fadli Zon di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Mahfud MD Nilai Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Sebut Semua Mantan Presiden Layak

Fadli Zon Beberkan Kajian dan Jasa Soeharto

Dalam penjelasannya, Fadli Zon menegaskan bahwa seluruh rekam jejak perjuangan Soeharto telah dikaji oleh tim ahli sejarah dan dewan gelar.

“Yang terkait dengan jasa-jasa Pak Harto, dengan perjuangan Pak Harto, dalam hal ini sudah dikaji ya,” ucapnya.

Ia menyebutkan beberapa kontribusi penting Soeharto dalam sejarah militer Indonesia, termasuk keikutsertaannya dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, serta pertempuran di Ambarawa dan Semarang.

“Beliau ikut pertempuran di Ambarawa, ikut pertempuran 5 hari di Semarang, menjadi komandan Operasi Mandala perebutan Irian Barat,” sambungnya.

Baca Juga: 80 Persen Publik Setuju Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Tapi Ada Alasan Kuat Mengapa Sebagian Menolak

Selain kiprah di bidang militer, Soeharto juga disebut berperan penting dalam pembangunan nasional melalui pelaksanaan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita).

“Program tersebut telah membantu dalam pengentasan kemiskinan dan memperbaiki ekonomi, apalagi ketika itu mengalami inflasi sampai 600 persen, pertumbuhan juga minus,” jelas Fadli.

Fadli menambahkan, di masa kepemimpinan Soeharto, banyak dibangun sekolah dan fasilitas publik sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan rakyat.

Baca Juga: Gus Dur Masuk Daftar Usulan Pahlawan Nasional, Cak Imin Tegaskan Peran Kuatnya dalam Demokrasi Indonesia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X