Mahfud MD Soroti Teror terhadap Influencer Usai Kritik Bencana Sumatera, Negara Diminta Hadir Jamin Keamanan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 8 Januari 2026 | 06:26 WIB
Mahfud MD angkat suara soal teror terhadap influencer yang mengkritik bencana Sumatera, menegaskan negara wajib hadir menjamin keamanan. (Instagram/mahfudmd)
Mahfud MD angkat suara soal teror terhadap influencer yang mengkritik bencana Sumatera, menegaskan negara wajib hadir menjamin keamanan. (Instagram/mahfudmd)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Aksi teror influencer kembali mencuat pada penghujung 2025, menyasar sejumlah aktivis dan pemengaruh yang vokal mengkritik penanganan bencana Sumatera.

Beragam bentuk intimidasi muncul, mulai dari ancaman digital hingga teror fisik yang mengancam keselamatan.

Teror influencer tersebut diduga berkaitan dengan kritik terbuka terhadap penanganan bencana Sumatera yang terjadi pada November 2025.

Sejumlah figur publik dengan pengikut besar menilai respons pemerintah belum optimal, sehingga memicu reaksi intimidatif dari pihak tak dikenal.

Baca Juga: Influencer Sherly Annavita Ungkap Teror di Rumahnya, Pelaku Lempar Telur Busuk dan Coret Mobil

Menanggapi situasi itu, Mahfud MD angkat bicara dan menekankan bahwa negara memiliki kewajiban menjamin keamanan warga negara.

Dalam siniar YouTube Mahfud MD Official pada Rabu, 7 Januari 2026, ia menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

"Kita pasti setuju, negara ini harus aman, dan harus ada ketertiban bagi orang-orang yang mengutarakan pendapat," terang Mahfud.

Baca Juga: Influencer Vilmei Terisak Tinggalkan Lokasi Banjir Bandang Aceh Tamiang, Dikuatkan Warga, Jangan Menangis, Kami Bahagia

Menurut Mahfud MD, negara tidak boleh membiarkan aksi teror influencer terjadi, baik secara terbuka maupun terselubung.

Mahfud menilai pembiaran semacam ini berpotensi merusak rasa aman masyarakat dan menggerus kepercayaan publik.

"Ini tak boleh terjadi lagi, bicara sedikit di medsos diteror," tegas Mahfud.

Mahfud MD juga mengingatkan bahwa jika teror influencer terus dibiarkan tanpa kejelasan penanganan, maka kejadian serupa berpotensi terulang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X