Ia menambahkan bahwa sejumlah pihak menilai keterlibatan tersebut perlu dievaluasi karena dianggap memiliki potensi dampak negatif.
"Perlu dipertimbangkan, karena banyak orang melihat itu lebih banyak mudaratnya," imbuhnya.
Baca Juga: Dubai Diserang Rudal Iran, Tresnany Moonlight Ungkap 137 Roket dan Suasana Mencekam
Mahfud menegaskan, Indonesia harus kembali pada pendekatan rasional yang berlandaskan nilai dasar perjuangan bangsa, yakni mendukung kebebasan dan hak setiap negara. Dalam situasi konflik Timur Tengah yang kian kompleks, posisi Indonesia dinilai penting untuk tetap menjaga keseimbangan diplomatik.
"Saya kira secara rasional harus kembali ke dasar-dasar perjuangan kita untuk mendukung kebebasan semua bangsa, hak semua bangsa," terang Mahfud.
"Termasuk dalam hal ini, dalam situasi seperti ini juga, Indonesia harus berada di posisi yang ingin menyelamatkan perdamaian," tandasnya.***
Artikel Terkait
Iran Pastikan Tak Ada Radiasi Usai Fasilitas Nuklir Diserang AS, Warga Diminta Tenang dan Tetap Beraktivitas
WNI Ungkap Momen Mencekam di Teheran Saat Perang Iran-Israel, Setiap Malam Ada Serangan, Komunikasi Terputus!
Kemlu Kebut Pemulangan 68 WNI dari Iran, Belasan Masih Terjebak di Qatar Akibat Bandara Ditutup Mendadak
Bantah Tuduhan AS-Israel, Presiden Iran Pezeshkian Tegaskan Tak Pernah Ingin Miliki Senjata Nuklir, Cuma untuk Damai!
Timnas Indonesia Taklukkan Rasa Minder di AFC Futsal 2026, Coach Justin Ungkap Fakta Ngerinya Dominasi Iran
Perang Israel Iran Picu Penerbangan Timur Tengah Lumpuh, Bandara Dubai dan Madinah Ditutup