Mahfud MD Soroti Program Makan Bergizi Gratis yang Dinilai Amburadul, Kasus Pamekasan Jadi Contoh

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 20 Maret 2026 | 21:23 WIB
Mahfud MD soroti program Makan Bergizi Gratis yang amburadul. Kasus Pamekasan jadi perhatian penting pembenahan sistem. (Instagram.com/@mohmahfudmd - BGN)
Mahfud MD soroti program Makan Bergizi Gratis yang amburadul. Kasus Pamekasan jadi perhatian penting pembenahan sistem. (Instagram.com/@mohmahfudmd - BGN)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sorotan tajam terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis kembali mencuat setelah Mahfud MD mengungkap sejumlah persoalan di lapangan.

Mahfud MD menilai, program Makan Bergizi Gratis yang digagas sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat masih menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal tata kelola.

Mahfud MD menegaskan bahwa Makan Bergizi Gratis merupakan program yang penting, namun implementasinya di berbagai daerah, termasuk Pamekasan, belum berjalan optimal. Ia menyoroti adanya ketidakteraturan yang justru memunculkan polemik di tengah masyarakat.

Baca Juga: Apel Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Garut, Abdusy Syakur Tekankan Pengamanan Humanis

"MBG ini penting tapi tata kelolanya diatur lagi tentang cara mengelolanya, agar tidak amburadul," ucapnya sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Mahfud MD Official, pada Jumat, 20 Maret 2026.

Salah satu contoh yang disampaikan Mahfud MD terjadi di Pamekasan, di mana distribusi bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis dinilai tidak tepat. Ia menyoroti pengiriman bahan mentah yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi fasilitas di sekolah.

"Di Pamekasan dikirim lele mentah untuk 3 hari ke depan," papar Mahfud.

Baca Juga: Sholat Idulfitri Muhammadiyah di Tasikmalaya Berlangsung Khidmat, Ribuan Jemaah Padati Dadaha

"Padahal di sekolah tak ada kulkas," imbuhnya.

Menurut Mahfud MD, kejadian di Pamekasan tersebut menjadi gambaran bahwa perencanaan dan distribusi dalam program Makan Bergizi Gratis perlu dibenahi secara menyeluruh. Ia juga menyinggung isu keracunan makanan yang sempat muncul dan menjadi perhatian publik.

Lebih lanjut, Mahfud MD menilai bahwa setiap kasus yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis seharusnya ditindaklanjuti secara transparan. Ia menyayangkan minimnya informasi terkait penyebab maupun langkah penanganan yang diambil.

Baca Juga: Ngantuk Saat Mudik Lebaran, Anak Terpisah dari Orang Tua di Tasikmalaya, Polisi Bertindak Cepat

"(Hal itu) mengenai penyebab maupun tindak lanjutnya," terang Mahfud.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X