Wadahi Federasi Ekonomi Kreatif, Bali Creative Board Segera Diresmikan Sebagai Pilar Ekonomi Masa Depan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Sabtu, 18 April 2026 | 13:08 WIB
Perkuat sektor Ekonomi Kreatif, Bali Creative Board segera hadir sebagai payung federasi organisasi dan komunitas digital di Pulau Dewata. (Dok. ICCN)
Perkuat sektor Ekonomi Kreatif, Bali Creative Board segera hadir sebagai payung federasi organisasi dan komunitas digital di Pulau Dewata. (Dok. ICCN)

DENPASAR, Mediapriangan.com - Sebanyak 33 organisasi, asosiasi, dan komunitas lintas sub-sektor mulai mematangkan desain organisasi Bali Creative Board (BCB) dalam pertemuan intensif yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis, 16 April 2026.

Berbeda dengan pertemuan perdana pada Februari lalu yang baru sebatas silaturahmi, forum kali ini telah menyepakati bentuk organisasi BCB sebagai sebuah federasi.

Artinya, wadah ini akan menjadi rumah besar bagi berbagai asosiasi mulai dari bidang aplikasi, gim, arsitektur, kriya, kuliner, hingga musik, dan bukan ditujukan untuk keanggotaan individu.

Baca Juga: Taliabu Gandeng ICCN, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Jalan Baru Lepas dari Ketergantungan Tambang

Konseptor sekaligus koordinator pembentukan Bali Creative Board, Dr. Made Artana, menjelaskan bahwa langkah konsolidasi ini sangat krusial agar para pelaku industri kreatif memiliki daya saing yang setara dengan industri pariwisata yang sudah mapan.

"Bali memiliki potensi yang sangat besar di bidang ekonomi kreatif dan digital. Kita punya kekayaan adat, budaya, tradisi, talenta kreatif, dan pasar yang kuat," ujar Made Artana.

Semua potensi ini perlu dihimpun, lanjut Made Artana, dalam satu wadah bersama agar pelaku ekraf dan digital Bali memiliki posisi tawar yang lebih kuat, bisa berkolaborasi lebih efektif, dan mampu mengambil peran yang lebih besar dalam masa depan ekonomi Bali.

Baca Juga: Wamen HAM Gandeng ICCN Siapkan Delegasi Lokal ke Forum Dunia Korea Selatan Perkuat Prinsip Kota Kreatif

Rektor Primakara University ini juga menambahkan bahwa BCB diproyeksikan memiliki peran strategis yang serupa dengan Bali Tourism Board (BTB) dalam industri pariwisata.

"Kalau pariwisata Bali punya BTB yang kuat memayungi industri pariwisata, maka ekonomi kreatif dan digital Bali juga sudah saatnya memiliki organisasi payung yang kuat," tambah Made Artana.

Harapan Made Artana, BCB bisa memberi kontribusi nyata untuk kemajuan ekraf dan digital Bali, sekaligus memperkuat diversifikasi ekonomi Bali ke depan.

Baca Juga: ICCN Gandeng Greeneration Foundation, Ekonomi Kreatif Berkelanjutan Jadi Fokus Kolaborasi

Meskipun lahir dari inisiatif akar rumput para pelaku usaha, pembentukan wadah Ekonomi Kreatif ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, yang memfasilitasi pertemuan tersebut, berharap organisasi ini bisa segera beroperasi secara resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X