Nanik Deyang menyebut keputusan mundur telah disampaikannya kepada Presiden Prabowo. Ia mengatakan kondisi kesehatan menjadi alasan utama di balik keputusannya meninggalkan posisi Kepala BGN.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN," ungkap Nanik.
"Demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," sambungnya.
Dengan keputusan tersebut, Nanik Deyang resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala BGN setelah sekitar 1,5 bulan menjabat.
Namun, pengunduran diri dari jabatan Kepala BGN tidak serta-merta membuat Nanik sepenuhnya meninggalkan lembaga tersebut. Ia menyebut masih mendapat kepercayaan untuk menjalankan peran lain dalam pengawasan BGN.
"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tandasnya.***
Artikel Terkait
Investor Dapur MBG Tagih Kejelasan Dana Rp218 M, PKS BGN dan Pengelolaan 97 Dapur Jadi Sorotan
Operasional SPPG Berhenti di Sejumlah Daerah, BGN Buka Suara soal Dana Operasional dan Program MBG
Koalisi MBG Watch Datangi Kantor BGN, Desak Audit Program Makan Bergizi Gratis dan Evaluasi Total
MBG Disetop untuk Sekolah Elite, Kepala BGN Ungkap Refocusing di Tengah Sorotan Titik SPPG Membengkak
Refocusing MBG 2027 Mulai Dikaji, Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Jadi Penerima Makan Bergizi Gratis
CEO Promedia Group Usul Reformulasi MBG, Libatkan UMKM dan Dapur Nusantara untuk Perkuat Ekonomi Daerah