“Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol, diajak makan, diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan, semuanya terlihat normal,” tulisnya saat itu.
Baca Juga: Naura Naca Anugrah Dilaporkan Hilang di Tasikmalaya, Keluarga Minta Bantuan Warga untuk Pencarian
Situasi berubah ketika Femas menyampaikan keinginannya untuk berjalan-jalan sendiri di kawasan Myeongdong. Ia disebut berpamitan hendak mencari sepatu sebelum akhirnya tidak kembali ke hotel.
“Sampai malam itu, beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong. Lalu menghilang. Tidak pernah kembali ke hotel, tidak pernah menjawab telepon, tidak pernah membalas WhatsApp, tidak pernah memberi kabar,” tukasnya.
Setelah Femas tidak kunjung kembali dan sulit dihubungi, pencarian kemudian dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir keberadaannya. Informasi mengenai kasus tersebut juga diteruskan kepada pihak berwenang.***
Artikel Terkait
Pelayanan Publik Pangandaran Didorong Makin Cepat, Registrasi TTE PPPK Paruh Waktu Tembus 55,27 Persen
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka KPK! OTT Dugaan Suap Proyek, Uang Ratusan Juta Disita
3 Ketoprak Paling Legendaris di Jakarta yang Wajib Dicoba, Racikan Khasnya Bikin Nagih
OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Perkuat Industri BPR Syariah