Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka KPK! OTT Dugaan Suap Proyek, Uang Ratusan Juta Disita

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 21 Juli 2026 | 13:56 WIB
KPK menetapkan Ahmad Zaini sebagai tersangka dugaan suap proyek pemerintah daerah. Status hukum diumumkan setelah gelar perkara pada Selasa (21/7/2026). (Dok. DFK)
KPK menetapkan Ahmad Zaini sebagai tersangka dugaan suap proyek pemerintah daerah. Status hukum diumumkan setelah gelar perkara pada Selasa (21/7/2026). (Dok. DFK)

 

LOMBOK BARAT, Mediapriangan.com - Pesta nobar Final Piala Dunia 2026 di Lombok Barat berubah menjadi awal petaka. Hanya beberapa jam setelah menyaksikan laga puncak sepak bola dunia bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), justru diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Kini, KPK resmi menetapkan Ahmad Zaini sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek pemerintah daerah. Penetapan status hukum itu diumumkan setelah penyidik melakukan gelar perkara atau ekspose pada Selasa (21/7/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan perkara tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," ujar Budi di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Heboh! KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Terjaring, Uang Ratusan Juta Disita

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena terjadi hanya beberapa jam setelah Ahmad Zaini menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama sejumlah pejabat Pemkab Lombok Barat.

Usai acara tersebut, Bupati kembali ke rumah dinasnya. Namun, pagi harinya tim KPK bergerak cepat melakukan operasi senyap.

Tak lama berselang, ruang kerja Bupati Lombok Barat di kompleks perkantoran pemerintah langsung dipasangi garis penyegelan oleh penyidik KPK.

Tak hanya itu, ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPK), Lalu Ratnawo, juga ikut disegel sekitar pukul 07.30 WITA.

Baca Juga: KPK Ungkap Status Perkara Amplop Menhut Raja Juli Antoni, Aspek Pencegahan Selesai, Penyidikan Masih Berjalan

Penyegelan dua ruangan strategis tersebut sontak menggegerkan lingkungan Pemkab Lombok Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Akhmad Saikhu, mengaku tidak mengetahui adanya operasi KPK sebelum tiba di kantor.

Ia mengatakan, beberapa jam sebelumnya dirinya masih berada bersama Bupati Ahmad Zaini mengikuti nobar Final Piala Dunia hingga menjelang pagi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X