Femas Diduga Kabur dari Open Trip di Korea, Sempat Kerja Sehari hingga Terlihat di Masjid Ansan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 22 Juli 2026 | 11:46 WIB
Femas diduga kabur dari open trip di Korea Selatan dan disebut sempat kerja sehari sebelum terlihat di masjid Ansan. Polisi masih terkendala aturan. (Threads/sarjanabackpacker)
Femas diduga kabur dari open trip di Korea Selatan dan disebut sempat kerja sehari sebelum terlihat di masjid Ansan. Polisi masih terkendala aturan. (Threads/sarjanabackpacker)

Baca Juga: Pemkab dan DPRD Ciamis Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, PAD Jadi Fokus Kemandirian Fiskal

Namun, informasi mengenai latar belakang keberadaan Femas di Korea Selatan disebut berbeda-beda. Dalam pesan yang sama, Femas disebut pernah memberikan keterangan berbeda ketika diajak mencari pekerjaan.

“Temenku ganti tanya, katanya dari GtoG fishing terus kabur, terus kemarin waktu aku mau pergi dari sana, ku tanya lagi katanya kabur dari travel,” sambungnya.

Polisi Disebut Terkendala Aturan Tempat Ibadah

Informasi yang beredar juga menyebut pihak kepolisian setempat telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat Femas berada. Namun, proses penindakan disebut tidak dapat dilakukan karena lokasi tersebut merupakan tempat ibadah dan persoalan yang dihadapi Femas masih berkaitan dengan urusan keimigrasian.

“Femas ada di Ansan, polisi sudah ke situ. Dia sembunyi di masjid, tapi polisi enggak bisa masuk karena itu tempat ibadah dan dia belum jadi kasus kriminal, masih urusan imigrasi,” cerita pesan lainnya yang dikirim.

Baca Juga: Sidang Perdana Supriadi Dikawal Kader GP Ansor dan Petani, Proses Hukum Jadi Sorotan

Dengan demikian, meski lokasi Femas disebut telah teridentifikasi, penanganannya masih menghadapi sejumlah kendala. Informasi yang beredar juga menyebut adanya dugaan keberadaan Femas di sekitar komunitas WNI yang bekerja di Korea Selatan.

“Enggak ada yang berani nangkep soalnya ntar temen-temennya yang kerja ilegal pasti kena semua. Jadi mau ga mau harus kerja sama dengan orang Kedubes Indonesia yang ada di Korsel,” tulis pesan yang diunggah.

“Biasanya itu ada yang namanya basecamp orang Indonesia, tiap daerah pasti ada. Nah coba tanyain satu per satu ketua basecamp,” tambahnya.

Dalam pesan tersebut, pihak yang memberikan informasi juga menyarankan agar foto Femas disebarluaskan sehingga lebih banyak orang mengenali sosoknya dan tidak menerimanya untuk bekerja di pabrik.

Baca Juga: SDN Citapen Kota Tasikmalaya Terbakar, Api Melalap Lantai Dua Diduga akibat Korsleting Listrik

Awal Mula Femas Diduga Meninggalkan Rombongan

Sebelum informasi mengenai keberadaannya di Ansan beredar, kabar tentang Femas lebih dahulu ramai di media sosial setelah akun @sarjanabackpacker mengunggah kronologi hilangnya kontak dengan peserta open trip tersebut pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa tidak ada perilaku mencurigakan dari Femas sebelum ia meninggalkan rombongan. Ia bahkan disebut berinteraksi secara normal dengan Tour Leader dan peserta lainnya selama perjalanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X