Qodari Sebut HUMANIKA Sejalan dengan Prabowo, Demokrasi dan Kesejahteraan Jadi Sorotan di HUT ke-36

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 20 September 2026 | 14:48 WIB
Qodari hadir di HUT ke-36 HUMANIKA dan menyebut perjuangan demokrasi sejalan dengan agenda Prabowo untuk masyarakat Indonesia. (Dok. Bakom RI)
Qodari hadir di HUT ke-36 HUMANIKA dan menyebut perjuangan demokrasi sejalan dengan agenda Prabowo untuk masyarakat Indonesia. (Dok. Bakom RI)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Perjalanan 36 tahun Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA) menjadi ruang pertemuan aktivis lintas generasi di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan pandangannya mengenai hubungan antara perjuangan organisasi tersebut dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Qodari mengatakan nilai yang selama ini diperjuangkan HUMANIKA, terutama demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat, memiliki kesamaan dengan hal yang sedang dikerjakan pemerintah.

“Apa yang diperjuangkan, apa yang dikerjakan oleh Presiden Prabowo betul-betul sejalan dengan apa yang diperjuangkan oleh HUMANIKA, yaitu demokrasi, kemudian keadilan untuk masyarakat Indonesia, dan kesejahteraan untuk masyarakat Indonesia,” kata Qodari saat hadir di acara tersebut.

Baca Juga: Kopi Nako Margonda Punya Suasana Teduh, Tempat Ngopi di Depok dengan Area Indoor, Outdoor dan Pilihan Makanan Berat

Pernyataan Qodari disampaikan ketika menghadiri peringatan 36 tahun HUMANIKA di Jakarta, Jumat, 18 September 2026. Acara tersebut mempertemukan sejumlah aktivis dan tokoh dari berbagai latar belakang yang pernah terlibat dalam perjalanan organisasi tersebut.

Menurut Qodari, keberadaan HUMANIKA selama puluhan tahun juga tidak terlepas dari proses regenerasi. Ia menyebut organisasi masyarakat sipil yang mampu bertahan dan menjaga kesinambungan gerakannya dalam rentang panjang tidak banyak.

HUMANIKA didirikan pada 1990 oleh aktivis era Orde Baru Bursah Zarnubi. Dalam perkembangannya, organisasi tersebut diisi anggota dari berbagai profesi, termasuk jurnalis, hakim, pejabat pemerintahan, menteri, hingga anggota DPR.

Baca Juga: 3 Tempat Makan di Pekanbaru, Ada Gulai Patin Legendaris, Ikan Baung Tempoyak hingga Mie Sagu Bu Tuti yang Khas

Dalam kesempatan itu, Qodari juga mengutip ajakan Bursah agar pemerintahan Prabowo dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Tidak mengherankan tadi kita mendengar bahwa Pak Bursah mengatakan, mari kita dukung Pak Prabowo untuk bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Bursah dalam pidatonya mengangkat kembali pentingnya menjaga sistem demokrasi yang lahir dari perjuangan Reformasi 1998. Ia berharap pemerintahan Prabowo tetap dikawal sehingga nilai demokrasi dapat terus dikenalkan kepada generasi muda.

Baca Juga: Jadwal Bioskop Tasik XXI Plaza Asia dan Transmart Minggu 20 September 2026, Urang Bunian hingga Resident Evil

“Dia (Presiden Prabowo) ada tugas besar yang menurut saya belum pernah digagas oleh Presiden sebelumnya. Revolusi Pasal 33 dan ini mesti kita dukung, tidak boleh kita jatuhkan sebelum dia berhasil,” kata Bursah dalam pidatonya.

Bursah mengaitkan pandangannya dengan arah kebijakan ekonomi pemerintah yang menurutnya semakin menegaskan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pasal tersebut mengatur prinsip perekonomian nasional yang berasaskan kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X