Qodari Sebut HUMANIKA Sejalan dengan Prabowo, Demokrasi dan Kesejahteraan Jadi Sorotan di HUT ke-36

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 20 September 2026 | 14:48 WIB
Qodari hadir di HUT ke-36 HUMANIKA dan menyebut perjuangan demokrasi sejalan dengan agenda Prabowo untuk masyarakat Indonesia. (Dok. Bakom RI)
Qodari hadir di HUT ke-36 HUMANIKA dan menyebut perjuangan demokrasi sejalan dengan agenda Prabowo untuk masyarakat Indonesia. (Dok. Bakom RI)

Ia kemudian mencontohkan sejumlah kebijakan pemerintah yang menurut pandangannya berkaitan dengan prinsip tersebut, antara lain penindakan terhadap praktik manipulasi perdagangan ekspor-impor berupa underinvoicing dan overinvoicing serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Antrean Ketapang-Gilimanuk Terus Mengular, Pakar ITS Ungkap Strategi Pangkas Waktu Sandar hingga 7 Menit

Pada bagian lain pidatonya, Bursah meminta agar siklus pemerintahan lima tahunan tetap dijaga. Ia menilai keberlangsungan pemerintahan penting dalam menjalankan agenda yang sedang dikerjakan.

“Jadi, bagi orang-orang yang ingin menjatuhkan tuh agak sabaran sedikit. Minimal siklus 5 tahun itu dijaga. Tidak boleh jatuh bangun, jatuh bangun, demokrasi nanti rusak,” jelasnya.

“Setidaknya kita jaga siklus 5 tahun itu dan kasih kesempatan Presiden Prabowo mengambil kekayaan dari oligarki yang serakah ini,” tandasnya.

Baca Juga: Pengasuh Balita di Palembang Dibekuk Polisi, Kasus Kekerasan Terungkap dari Video yang Dikirim Tetangga

Dalam peringatan tersebut, isu demokrasi menjadi salah satu pembahasan yang mengemuka bersama persoalan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Qodari menyampaikan pandangan mengenai keselarasan nilai HUMANIKA dengan agenda pemerintahan, sedangkan Bursah menekankan pentingnya pengawalan terhadap jalannya pemerintahan.

Selain Qodari dan Bursah, acara 36 tahun HUMANIKA juga dihadiri aktivis senior Hariman Siregar, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Ma’mun Murod Al-Barbasy, sejumlah anggota DPR RI, serta tokoh masyarakat dan aktivis lainnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X