Sebelumnya, Kementerian Sosial telah mengajukan 40 tokoh untuk dinilai oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Dalam daftar tersebut, selain Soeharto, terdapat nama Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), aktivis buruh Marsinah, serta tokoh agama seperti Syaikhona Kholil dan Bisri Syansuri.
Usulan ini menunjukkan bahwa pemerintah tengah meninjau kembali peran besar para tokoh bangsa dari berbagai bidang untuk memperoleh pengakuan negara.***