Nanik Deyang menyebut keputusan mundur telah disampaikannya kepada Presiden Prabowo. Ia mengatakan kondisi kesehatan menjadi alasan utama di balik keputusannya meninggalkan posisi Kepala BGN.
"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN," ungkap Nanik.
"Demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," sambungnya.
Dengan keputusan tersebut, Nanik Deyang resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala BGN setelah sekitar 1,5 bulan menjabat.
Namun, pengunduran diri dari jabatan Kepala BGN tidak serta-merta membuat Nanik sepenuhnya meninggalkan lembaga tersebut. Ia menyebut masih mendapat kepercayaan untuk menjalankan peran lain dalam pengawasan BGN.
"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tandasnya.***