Baca Juga: Kemhan Hentikan Latsarmil Manajer Kopdes, Ini 4 Kontroversi yang Berujung Evaluasi Program Seleksi
"Belum ada bantuan dana. Mereka waktu itu hanya mengandalkan simpanan pokok dan simpanan wajib anggota," ujarnya.
Salim menjelaskan, akses pembiayaan melalui Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara masih dalam tahapan proses.
Sementara pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di sejumlah wilayah saat ini dilaksanakan oleh Agrinas.
"Yang dari Himbara itu sekarang masih dalam proses. Pembangunan gerainya juga sedang dilaksanakan oleh Agrinas," beber Salim.
Modal Terbatas Jadi Salah Satu Kendala
Menurut Salim, kondisi modal terbatas membuat koperasi belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mengembangkan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Namun, persoalan tersebut bukan satu-satunya tantangan.
Kemampuan pengurus dalam mengelola koperasi juga dinilai memiliki pengaruh terhadap keberlangsungan operasional Gerai Kopdes di Pulau Buluh.
"Memang belum kuat. Mungkin juga dari sisi pengurusnya sendiri," jelas Salim.
Pemerintah daerah, kata dia, berupaya memberikan pendampingan kepada koperasi yang terbentuk.
Peran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam lebih diarahkan pada fasilitasi kelembagaan serta pembinaan.
"Kami dari dinas sifatnya memfasilitasi, baik pendampingan kelembagaan maupun pembinaan," imbuhnya.
Baca Juga: Viral Gedung Kopdes Merah Putih di Pacitan Jadi Lokasi Resepsi Pernikahan, Kepala Desa Buka Suara
Gerai Berada di Bangunan Milik Warga