Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 Tahun 2022, Agar Lebih Bermakna, Simak Sejarahnya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 24 Oktober 2022 | 17:12 WIB
Hari bersejarah 28 Oktober, mengetahui makna dibalik tema dan logo Hari Sumpah Pemuda Ke 94 serta sejarahnya, agar peringatan lebih bermakna. (Tangkapan layar laman resmi Kemenpora)
Hari bersejarah 28 Oktober, mengetahui makna dibalik tema dan logo Hari Sumpah Pemuda Ke 94 serta sejarahnya, agar peringatan lebih bermakna. (Tangkapan layar laman resmi Kemenpora)

Makna logo Hari Sumpah Pemuda 2022

Makna logo Hari Sumpah Pemuda 2022 ini mencerminkan sikap persatuan bangsa yang multikultural, jiwa kepemudaan yang harus terus bersemangat, tegas, dan juga penuh keyakinan-keyakinan untuk selalu adaptif dalam segala transformasi.

Baca Juga: Peringatan Hari Besar Nasional, Kemenpora Rilis Tema, Makna, dan Link Download Logo Hari Sumpah Pemuda 2022

Sebuah refleksi dari nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika yang bisa mempersatukan keanekaragaman bangsa guna melahirkan Pemuda Pemudi yang turut serta bersatu membangun bangsa.

Sejarah Hari Sumpah Pemuda

Sejarah sumpah pemuda bermula dari kongres pemuda, dikutip mediapriangan.com dari laman Museum Sumpah Pemuda Kemdikbud, Senin 24 Oktober 2022.

Lahirnya Sumpah Pemuda bermula dari Kongres Pemuda II yang digagas oleh Persatuan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI).

Baca Juga: Tak Sedikit Guru Matematik Di Kabupaten Tasikmalaya Kurang Menguasai Aplikasi Teknologi

Dihadiri oleh organisasi pemuda, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Pemoeda Indonesia, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Sekar Rukun, Jong Ambon, dan Pemuda Kaum Betawi.

Sumpah Pemuda berasal dari Kongres Pemuda yang dilaksanakan dua kali, yaitu tanggal 27 Oktober dan 28 Oktober 1928. Berikut uraian sejarahnya.

1. Kongres Pertama (27 Oktober 1928)

Kongres pertama tanggal 27 OKtober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Rapat ini diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan para pemuda.

Baca Juga: Awas Penipuan, Gabung Kartu Prakerja Gelombang 47, Hanya Daftar di Prakerja.go.id

Kemudian, acara dilanjutkan dengan uraian dari Moehammad Jamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda.

Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X