Ia menilai, banyak maestro yang telah lanjut usia masih harus mencari penghidupan sendiri, padahal mereka memegang peran kunci dalam transmisi budaya.
"Misalnya, mereka diberi tugas resmi untuk mentransfer ilmu dan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui sanggar atau sekolah," jelasnya.
Ia mengusulkan agar para maestro diberikan gaji setara guru sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
“Tugas mereka tak kalah penting dari guru, yakni membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai budaya yang mereka wariskan,” tambahnya.
Buky menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Usik Penca Jawa Barat 2024, yang diisi oleh penampilan para maestro hingga anak-anak kecil.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi pondasi penting dalam pembentukan karakter bangsa.
“Kita membutuhkan generasi muda yang berkarakter kuat, dan itu bisa dibentuk melalui nilai-nilai budaya, salah satunya penca,” tutup Buky.***
Artikel Terkait
Nisya Ahmad Dorong Pemberdayaan Perempuan di Jawa Barat, Sosialisasi Perda Perlindungan sebagai Langkah Konkret
Sosialisasi Perda Sampah dan Penanggulangan Stunting oleh Anggota DPRD Jabar Tia Fitriani di Kabupaten Bandung
Penyebarluasan Perda No. 9 Tahun 2023, Anggota DPRD Jawa Barat H. Arip Rachman Tekankan Pentingnya Kesadaran Pajak
Penyebarluasan Perda oleh Humaira Zahrotun Noor, Sosialisasi Mekanisme BPJS Subsidi Pemerintah di Kabupaten Bandung
Sosialisasi Perda Lingkungan Hidup, Nisya Ahmad Dorong Kesadaran Masyarakat Jaga Alam di Kabupaten Bandung
Penyebarluasan Perda Nomor 9 Tahun 2024, Didi Sukardi Ajak Masyarakat Pahami Kewajiban Pajak dan Retribusi Daerah