Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK, Begini Kronologi dan Alasannya Terseret dalam Dugaan Korupsi bank bjb

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 14 Maret 2025 | 04:41 WIB
Asal-muasal Ridwan Kamil terseret kasus korupsi Bank BJB hingga rumahnya digeledah KPK.  (Instagram.com/ridwakamil)
Asal-muasal Ridwan Kamil terseret kasus korupsi Bank BJB hingga rumahnya digeledah KPK. (Instagram.com/ridwakamil)

Mediapriangan.com - Nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ikut terseret dalam dugaan korupsi dana iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), yang kini menjadi sorotan publik.

Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan penyimpangan anggaran yang menimbulkan ketidaksesuaian nilai dalam proyek iklan bank tersebut.

Pada Maret 2024, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi selisih antara anggaran yang dialokasikan dan jumlah yang diterima media dalam proyek iklan BJB, dengan total mencapai Rp28 miliar.

Baca Juga: Ridwan Kamil Belum Tampak Pasca Penggeledahan, KPK Ungkap Barang yang Disita dari Rumah Sang Politisi

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan, dan KPK belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai konstruksi perkara dan keterlibatan RK.

Sementara itu, Direktur Utama BJB, Yuddy Renaldi, mengundurkan diri pada 8 Maret 2025 dengan alasan pribadi.

Namun, pengunduran dirinya terjadi di tengah penyelidikan KPK, yang semakin memicu spekulasi publik mengenai adanya keterkaitan dengan kasus ini.

Dugaan penyimpangan dana iklan BJB berawal dari indikasi mark-up anggaran iklan yang mencapai Rp200 miliar.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil, Ada Apa? Ini Alasan Resminya Terkait Kasus Korupsi Bank BJB!

Investigasi awal BPK menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara anggaran yang ditetapkan dan jumlah yang diterima oleh media penerima dana iklan.

Dalam upaya mengungkap kasus ini, KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk rumah Ridwan Kamil, untuk mencari dokumen dan barang bukti terkait.

"Ya pastinya kalau soal disita dan tidak, pasti ada ya beberapa dokumen, kemudian beberapa barang, itu ada prosesnya, sedang dikaji, sedang diteliti oleh para penyidik," ujar Ketua KPK, Setya Budiyanto, Rabu 12 Maret 2025.

Baca Juga: Rumahnya Digeledah KPK, Ridwan Kamil Buka Suara, ‘Santai, Gak Ada yang Ditutupin!'

KPK tengah menelusuri alur dana dan pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan mark-up tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X