Tidak hanya itu, pelaku menyuntikkan cairan bening ke dalam selang infus yang terhubung ke tubuh korban.
Dalam waktu singkat, korban mulai merasa pusing dan akhirnya tidak sadarkan diri.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 04.00 WIB, korban terbangun dan mengganti kembali pakaiannya sebelum diantar kembali ke ruang IGD.
Setelah kejadian itu, korban mulai merasakan sakit di bagian tubuh tertentu saat buang air kecil. Ia pun memberanikan diri untuk menceritakan semuanya kepada sang ibu.
"Korban pun menceritakan kepada ibunya bahwa pelaku mengambil darah sebanyak 15 kali percobaan dan menyuntikkan cairan bening yang membuat korban tak sadar. Ketika buang air kecil, korban merasakan perih di bagian tertentu," terang Hendra.
Kasus ini kini tengah dalam penanganan Polda Jawa Barat, dan Priguna telah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan rudapaksa terhadap FH.***
Artikel Terkait
Dirut RSHS Bandung Sebut Peserta PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien Bukan Belajar tapi Punya Otak Kriminal
Kemenkes Cabut STR Dokter Residen Pelaku Rudapaksa Keluarga Pasien RSHS Imbas Kasus Kekerasan Seksual yang Viral
Motif Mengejutkan Dokter Residen Bius dan Perkosa Anak Pasien RSHS Terungkap Polisi Sebut Ada Kelainan Seksual Serius
Terbongkar Dokter PPDS Unpad Pemerkosa Anak Pasien RSHS Ternyata Sempat Coba Bunuh Diri Setelah Aksinya Ketahuan
Setelah Rudapaksa Keluarga Pasien RSHS, Dokter Residen PPDS Unpad Langsung Diblokir Kemenkes dan Dihapus dari Sistem
Pasien RSHS Meninggal Dunia Usai Anak Perempuan yang Menunggu di Ruang Inap Diperkosa Dokter PPDS Unpad Anestesi