Mediapriangan.com - Karier politik Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer alias Noel, berakhir pahit setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kasus dugaan pemerasan dalam program sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) membuatnya harus lengser dari kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Noel sebelumnya ditangkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 20 Agustus 2025. Ia diamankan bersama 10 orang lain dan langsung diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK.
Ketua KPK, Setyo Budianto, menyebut Noel diduga menerima aliran dana Rp3 miliar. “Yaitu IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) sebesar Rp3 miliar pada bulan Desember 2024. Kemudian FAH dan HR sebesar Rp50 juta per minggu,” ujar Setyo saat konferensi pers di Jakarta, Jumat, 22 Agustus 2025.
Selain Noel, sejumlah pejabat lain juga disebut ikut kecipratan uang hingga miliaran rupiah serta menerima fasilitas kendaraan.
Di tengah tekanan kasusnya, Noel sempat mengutarakan permintaan amnesti langsung kepada Presiden Prabowo.
“Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo,” ucapnya usai pemeriksaan di Gedung KPK. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden, keluarga, dan masyarakat Indonesia.
Namun, langkah Presiden berbeda. Alih-alih memberi amnesti, Prabowo menandatangani Keputusan Presiden untuk memberhentikan Noel dari jabatannya. Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
“Bapak Presiden telah menandatangani Keppres tentang pemberhentian saudara Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan,” kata Prasetyo dalam keterangan resmi, Jumat, 22 Agustus 2025.
Baca Juga: Ketua KPK Tegaskan Kasus Pemerasan K3 Immanuel Ebenezer Bukan Pengalihan Isu, Ungkap Modus Suap
Ia menegaskan bahwa pemerintah menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di KPK dan berharap kasus Noel menjadi pelajaran penting bagi pejabat lain di Kabinet Merah Putih.
“Bapak Presiden benar-benar ingin kita semua bekerja keras, berupaya keras dalam memberantas tindak-tindak pidana korupsi,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Menaker Yassierli Sebut OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer Pukulan Berat, Dukung Penuh Proses Hukum
Tanggapi OTT KPK Wamenaker Noel, Menaker Yassierli Tegaskan Pakta Integritas, Siap Copot Jika Terlibat Korupsi
Update OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, 14 Orang dan 22 Kendaraan Diamankan KPK, Identitas Belum Dibuka
OTT KPK Seret Wamenaker Immanuel Ebenezer, Koleksi Nissan GT-R hingga Ducati Bernilai Miliaran Disita
Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Terpasang Alat Medis Usai OTT, KPK Pastikan Kondisinya Sehat
Pakai Rompi Oranye, Wamenaker Immanuel Ebenezer Tersenyum dan Acungkan Jempol di Konferensi Pers KPK
OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar dari Pemerasan Sertifikat K3 dalam 2 Bulan
Jadi Tersangka KPK, Wamenaker Immanuel Ebenezer Sampaikan Permintaan Maaf ke Presiden Prabowo dan Rakyat Indonesia
Bantah Terjaring OTT, Wamenaker Immanuel Ebenezer Klarifikasi Kasus Rp3 Miliar Bukan Pemerasan Sertifikasi K3
Prabowo Resmi Copot Immanuel Ebenezer dari Kursi Wamenaker Usai Jadi Tersangka KPK Kasus Sertifikasi K3