Drama Korupsi Kuota Haji 2024! KPK Sebut Ustaz Khalid Basalamah Paling Tahu Oknum Kemenag, Travel di Jatim Disisir

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 26 September 2025 | 08:50 WIB
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu beri update soal kasus kuota haji 2024.  (Tangkapan layar YouTube KPK)
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu beri update soal kasus kuota haji 2024. (Tangkapan layar YouTube KPK)

 

Mediapriangan.com - Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pendakwah kondang Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah atau lebih dikenal sebagai Ustaz Khalid Basalamah.

KPK menyebut pemeriksaan ini dilakukan karena Ustaz Khalid Basalamah juga menjabat sebagai direktur PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour, biro travel haji dan umrah yang diketahui menggunakan kuota khusus.

“Sebetulnya yang paling tahu adalah Ustaz KB (Ustaz Khalid Basalamah), paling tahu ketemu siapa dan penyidiknya sudah ditanyakan,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis, 25 September 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Kuota Haji 2024, Modus Oknum Kemenag Peras Khalid Basalamah hingga Rp115 Juta

Asep Guntur menjelaskan, uang yang dibayarkan Ustaz Khalid Basalamah bersama para jemaahnya disebut sebagai "uang percepatan" agar bisa berangkat haji pada 2024 dengan kuota khusus.

“Kita masih mencari informasi dan melengkapi keterangan terkait masalah penggunaan uang tersebut, termasuk alirannya,” tambahnya.

Menurut KPK, awalnya jemaah yang berangkat melalui travel tersebut menggunakan jalur furoda.

Baca Juga: Penggeledahan Kasus Kuota Haji 2024: KPK Sita Mobil, Dokumen Rahasia, dan Cegah Tiga Tokoh Berpergian

Namun kemudian muncul tawaran kuota khusus dari Kemenag dengan syarat pembayaran tunai. Sebagian dana kini telah dikembalikan dan disita oleh KPK sebagai barang bukti.

Tidak hanya memeriksa Ustaz Khalid Basalamah, KPK juga memanggil lima travel haji dan umrah di Jawa Timur pada 23 September 2025.

Mereka antara lain Muhammad Rasyid (Direktur Utama PT Saudaraku), RBM Ali Jaelani (Bagian Operasional Haji PT Menara Suci Sejahtera), Siti Roobiah Zalfaa (Direktur PT Al-Andalus Nusantara Travel), Zainal Abidin (Direktur PT Andromeda Atria Wisata), dan Affif (Direktur PT Dzikra Az Zumar Wisata).

Baca Juga: Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK soal Dugaan Korupsi Kuota Haji, Disebut Kooperatif dan Bantu Penyelidikan

“Saksi didalami terkait cara perolehan kuota tambahan haji khusus dan permintaan uang untuk mendapatkan kuota tambahan haji khusus,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu, 24 September 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X