Sebagai pemilik PT Orbit Terminal Merak (OTM), Riza Chalid diduga menghapus skema kepemilikan aset Terminal BBM Merak dari kontrak kerja sama dengan Pertamina dan menetapkan harga kontrak yang terlalu tinggi.
Akibat perbuatan Riza Chalid, Kejagung mencatat kerugian keuangan negara mencapai Rp193,7 triliun, mencakup transaksi dalam dan luar negeri.
Dengan status hukum yang kini melibatkan otoritas internasional, Kejagung menegaskan akan terus memantau koordinasi dengan Interpol untuk memperluas pencarian Riza Chalid di luar negeri hingga berhasil ditangkap.***
Artikel Terkait
Kejagung Resmi Tahan Nadiem Makarim, Tersangka Baru Kasus Korupsi Chromebook Rp9,88 Triliun
Nadiem Makarim Resmi Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Kejagung Tahan 20 Hari di Rutan Salemba
Pakai Rompi Pink dan Borgol, Nadiem Makarim Ditahan Kasus Korupsi Chromebook, Kerugian Negara Capai Rp1,98 Triliun
5 Fakta Skandal Korupsi Haji 2024, Kerugian Capai Rp1 Triliun, Khalid Basalamah Ungkap Rp73 Juta per Jamaah
Adam Deni Siap Datangi KPK Minggu Depan, Bongkar Dugaan Korupsi Ahmad Sahroni dan Pastikan Bukti Masih Aman
4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Kuota Haji 2024, Modus Oknum Kemenag Peras Khalid Basalamah hingga Rp115 Juta
Drama Korupsi Kuota Haji 2024! KPK Sebut Ustaz Khalid Basalamah Paling Tahu Oknum Kemenag, Travel di Jatim Disisir
Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024, KPK Tunggu Audit BPK, Potensi Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun
Jejak Korupsi Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tasikmalaya, Tiga Distributor Resmi Jadi Tersangka
Kerugian Negara Kasus Korupsi Pupuk Bersubsidi di Tasikmalaya Bisa Lebih dari Rp16 Miliar