Mediapriangan.com - Upaya mitigasi bencana sebagai bagian dari tugas negara kembali menjadi sorotan seiring meningkatnya dampak bencana di Jawa Barat.
Meskipun jumlah kejadian bencana menurun dalam tiga tahun terakhir, eskalasi kerusakan dan korban jiwa justru memperlihatkan bahwa provinsi ini membutuhkan strategi penanganan yang lebih komprehensif, terukur, dan berkelanjutan.
Hal tersebut diutarakan Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat, H. Didi Sukardi kepada Mediapriangan.com terkait perkembangan kebencanaan provinsi hingga 5 November 2025, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, berdasarkan catatan dari Data Bencana Jawa Barat, terdapat 1.259 kejadian bencana sejak awal tahun ini.
"Data tersebut menunjukkan urgensi penguatan pengawasan penyelenggaraan pemerintah pada 2025, terutama dalam merespons dinamika kebencanaan yang semakin kompleks,” ujar Didi.
Ia menyebutkan, perbandingan data tiga tahun terakhir menunjukkan tren menurun pada jumlah bencana, 2.050 kejadian pada 2023, 1.873 pada 2024, dan 1.259 pada 2025. Namun, lanjut Didi, tren tersebut tidak sejalan dengan skala dampak yang ditimbulkan.
Adapun jumlah korban meninggal meningkat dari 41 jiwa pada 2023 menjadi 74 jiwa pada 2025. Kerusakan rumah juga terus melonjak hingga menyentuh angka 141.357 unit pada tahun ini. Didi menilai kondisi tersebut sebagai sinyal serius bahwa risiko bencana semakin sulit dikendalikan tanpa penguatan mitigasi.
"Penurunan frekuensi tidak otomatis menurunkan risiko. Justru dampaknya semakin besar, dan ini harus menjadi perhatian semua pihak,” ungkap Didi.
Lebih lanjut ia mengakatan, dari total kejadian sepanjang 2025, bencana hidrometeorologi menjadi yang paling mendominasi. Yaitu, sebanyak 647 kejadian cuaca ekstrem, 360 tanah longsor, 229 banjir, 12 kebakaran lahan, 5 gempa bumi dan 5 kasus kekeringan.
Rentetan bencana tersebut terang Didi, menyebabkan 1.620 rumah rusak berat, 3.452 rusak sedang, dan 8.392 rusak ringan. Sebanyak 127.893 warga terdampak langsung, sedangkan 605.143 orang tercatat mengungsi maupun terdampak secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Tasikmalaya, Banjir, Longsor dan Rumah Roboh
DPRD Jabar Tinjau Waduk Darma, Didi Sukardi Soroti Pengelolaan Aset Daerah agar Lebih Efisien dan Berdampak
Rakor Lintas Sektoral Penanganan Bencana di Tasikmalaya, Wabup Asep Ingatkan Risiko Tinggi di 400 Titik Rawan
Didi Sukardi Dorong Salimah Dirikan Lembaga Pendidikan Islam di Ciamis, Wujudkan Kemandirian Umat
Didi Sukardi Ajak Ayah di Ciamis Tanam Pohon Bersama Anak di Hari Ayah Nasional 2025
Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Soroti Peran Muhammadiyah pada Milad ke-113