Program ini menjadi langkah nyata institusi untuk terus berinovasi dan memastikan setiap peserta mendapatkan pengalaman layanan yang baik dari awal hingga akhir proses.
Manfaat nyata dari program ini tampak dalam berkurangnya antrean pada jam-jam padat.
Penerapan SOMEAH mempercepat waktu tunggu, memberikan kejelasan alur layanan, dan memastikan setiap peserta mendapat bantuan sesuai kebutuhannya.
Bagi BPJS Ketenagakerjaan, langkah ini sekaligus menegaskan bahwa layanan humanis kini menjadi standar yang harus hadir dalam pelayanan sehari-hari.
Selain mendukung layanan tatap muka, program ini juga mendorong transformasi digital melalui penggunaan JMO dan LAPAK ASIK sebagai solusi yang relevan dengan kebutuhan era kini.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Kelas 3 Tak Bisa Digunakan, Warga Tasikmalaya Mengadu ke Anggota DPRD Jabar
Dengan kombinasi layanan digital dan pendampingan langsung, BPJS Ketenagakerjaan berharap peserta di seluruh Kantor Cabang dapat merasakan manfaat inovasi yang lebih merata.
Melalui berbagai upaya tersebut, SOMEAH diproyeksikan menjadi fondasi penting inovasi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, menghadirkan layanan yang semakin cepat, mudah, dan berpihak pada peserta.
Program ini sekaligus mengukuhkan komitmen Jawa Barat untuk terus berada di garis depan dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan humanis.***
Artikel Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Menyapa Pelanggan Bagi-Bagi Makanan Ringan
BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Serahkan Santunan Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sopir Bus di Terminal Indihiang
Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan Puluhan Triliun, Cak Imin Janjikan Akses Gratis Lagi
BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Sosialisasi Aplikasi JMO di PT Sansan Saudaratex Jaya, Permudah Klaim JHT Online
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Budaya K3, Dorong Pencegahan Kecelakaan Kerja Lewat Program Promotif dan Preventif
17,5 Juta Pekerja UMKM Telah Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Dorong Sektor UMKM Naik Kelas