Sorotan Gubernur Mualem untuk Penanganan Banjir Aceh Tamiang, Kritik BNPB Makin Menguat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 7 Desember 2025 | 20:06 WIB
Gubernur Mualem kembali menyoroti penanganan banjir Aceh Tamiang, mengkritik respons BNPB yang dinilai lambat pada hari awal bencana.   (Instagram.com@muzakirmanaf1964)
Gubernur Mualem kembali menyoroti penanganan banjir Aceh Tamiang, mengkritik respons BNPB yang dinilai lambat pada hari awal bencana. (Instagram.com@muzakirmanaf1964)

 

Mediapriangan.com - Penanganan Banjir Aceh Tamiang kembali menuai perhatian luas setelah Sorotan Gubernur Mualem terhadap proses penanganan darurat di hari-hari awal bencana.

Banjir bandang dan longsor yang melanda 18 kabupaten di Aceh pada akhir November 2025 itu meninggalkan kerusakan berat dan menyisakan duka bagi ribuan warga.

Dalam evaluasi terbarunya, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, mengungkapkan Kritik BNPB yang dianggap belum memberikan respons memadai saat situasi kritis terjadi.

Baca Juga: Prabowo Tinjau Aceh Usai Ratas Hambalang, Soroti Daerah Terisolasi dan Pemulihan Listrik-BBM di Sumatera

Ia menilai hari pertama bencana di Kabupaten Aceh Tamiang justru diwarnai hambatan teknis yang memperlambat penyelamatan warga.

"Saya kecewa BNPB di hari pertama banjir, itu di Aceh Tamiang," ujar Mualem melalui video di akun pribadinya pada Minggu, 7 Desember 2025.

Pernyataan tersebut mempertegas Sorotan Gubernur Mualem terkait pentingnya kesiapsiagaan peralatan pada momen-momen krusial, terutama di sepanjang Jalur Nasional Langsa yang menjadi kawasan terdampak parah.

Baca Juga: BNPB Perbarui Data Korban Banjir-Longsor Sumatera, 916 Meninggal dan Pemulihan Layanan Kesehatan Dikebut

Boat Tak Berfungsi dan Lambatnya Evakuasi

Menurut Mualem, salah satu masalah utama ialah boat milik BNPB yang tidak dapat digunakan. Peralatan yang seharusnya menjadi garda terdepan evakuasi itu justru tidak beroperasi dengan alasan mengalami kebocoran.

"Korban minta tolong dibantu, dia malah lari, itu masalahnya," tegasnya.

Kondisi ini memperburuk proses pencarian dan pertolongan pada warga yang terjebak banjir di sejumlah titik. Banyak korban ditemukan di sepanjang jalur utama karena proses pembersihan yang juga dinilai lambat.

Baca Juga: Pemulihan Listrik Aceh Dikebut, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Instruksi Presiden Prabowo Mulai Terpenuhi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X