Desa Sekumur Aceh Tamiang Terisolasi Pascabanjir, Akses Putus dan Warga Masih Bertahan di Tenda Darurat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 21 Desember 2025 | 16:37 WIB
Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang, masih bertahan di tenda darurat pascabanjir akibat akses terputus dan jembatan putus total.   (Instagram/marlinaausman)
Warga Desa Sekumur, Aceh Tamiang, masih bertahan di tenda darurat pascabanjir akibat akses terputus dan jembatan putus total. (Instagram/marlinaausman)

“Alhamdulillah ada donasi masyarakat, dari luar sana ada bantuan. Misal sembako, Alhamdulillah udah aman,” kata salah satu warga Desa Sekumur.

“Yang jelas, yang tercepat alat sarana ibadah, Bu. Kebetulan puasa udah nggak lama lagi, selain itu akses jalan, Bu,” lanjutnya.

Baca Juga: Relawan Bantu Video Call Ibu di Aceh Tamiang dengan Anak di Yaman, Sinyal Masih Sulit Pascabanjir Aceh

Dampak banjir juga dirasakan anak-anak di Desa Sekumur. Sejumlah perlengkapan sekolah hanyut terbawa arus, sehingga mereka berharap bantuan segera datang ke Aceh Tamiang.

“Minta sepatu sama baju sekolah terus peralatan sekolah. Itu juga sama Al-Quran karena pada hanyut,” ungkap seorang anak kepada Marlina Usman.

Hingga kini, sisa material kayu akibat banjir masih menumpuk di kawasan Desa Sekumur. Warga Aceh Tamiang mengeluhkan belum adanya alat berat untuk membersihkan puing-puing tersebut.

“Coba lihat ini, darimana ini dimulai, udah 22 hari belum ada apa-apa. Satu beko pun nggak ada,” ujar Marlina Usman.

“Tidak ada satu pun rumah warga yang tersisa, semua dihantam kayu-kayu yang terbawa oleh derasnya arus air,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X