Soroti Bencana Sumatera, Sherly Annavita Ungkap Tantangan Distribusi Bantuan di Wilayah Terisolasi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 24 Desember 2025 | 21:19 WIB
Bencana Sumatera menyisakan krisis kemanusiaan. Sherly Annavita menyoroti distribusi bantuan dan perlunya komando terpadu. (Instagram.com/@sherlyannavita)
Bencana Sumatera menyisakan krisis kemanusiaan. Sherly Annavita menyoroti distribusi bantuan dan perlunya komando terpadu. (Instagram.com/@sherlyannavita)

"Saya melihat sendiri bagaimana bantuan dari BNPB itu diturunkan dari atas, pakai parasut, dan di bawah, TNI AU mengumpulkan bantuan itu," tuturnya.

Meski menilai semua pihak telah bekerja maksimal, Sherly Annavita menekankan pentingnya satu komando agar Distribusi Bantuan tidak terhambat oleh tumpang tindih data dan kewenangan.

"Jadi, kondisinya benar semua pihak sudah berupaya, tapi satu yang kita butuhkan adalah komando," terangnya.

Baca Juga: Kabupaten Ciamis Borong Penghargaan Jawa Barat 2025, P2WKSS dan Sekoper Cinta Jadi Sorotan

Akses Terjal Hambat Distribusi

Sherly Annavita juga menyoroti akses menuju posko bantuan yang dinilai masih menyulitkan relawan dan warga terdampak Bencana Sumatera. Kondisi ini membuat Distribusi Bantuan tidak selalu bisa segera diterima oleh pengungsi.

"Artinya, bayangkan bantuan itu sudah masuk, tapi data ini harus diarahkan ke mana, itu saling tumpang tindih," jelasnya.

Ia menyebut, beberapa posko bantuan berada di lokasi yang jauh dari titik pengungsian, sehingga relawan harus bolak-balik menempuh jalur berat.

"Terkait titik-titik posko, umumnya berada di rumah-rumah bupati, kalau hari ini mungkin sudah ada posko-posko tambahan," sebut Sherly.

Baca Juga: Kota Banjar Raih Juara I P2WKSS Jawa Barat 2025, Sekolah Perempuan Ikut Berprestasi

"Relawan harus datang dahulu ke sejumlah titik, kemudian kembali ke lokasi (bencana), ini yang membuat (bantuan) lambat ke tangan warga," terangnya.

Meski demikian, Sherly Annavita tetap mengapresiasi kolaborasi pemerintah dan relawan dalam penanganan Bencana Sumatera, sembari mendorong pembagian peran yang lebih jelas agar Distribusi Bantuan berjalan lebih efektif.

"Saya sangat hargai kata kolaborasi, kalaupun relawan diajak kolaborasi, kita tahu wilayah yang menjadi kapasitas relawan," jelas Sherly.

"Dan pembangunan infrastruktur yang rusak bisa diambil alih (pusat), ini kita bisa berbagi tugas," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X