BNPB Perbarui Data Korban Banjir-Longsor Sumatera, 916 Meninggal dan Pemulihan Layanan Kesehatan Dikebut

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 7 Desember 2025 | 19:42 WIB
BNPB melaporkan perkembangan terbaru Banjir-Longsor Sumatera, termasuk data korban meninggal, pengungsi, dan percepatan pemulihan layanan kesehatan. (Dok. BNPB )
BNPB melaporkan perkembangan terbaru Banjir-Longsor Sumatera, termasuk data korban meninggal, pengungsi, dan percepatan pemulihan layanan kesehatan. (Dok. BNPB )

 

Mediapriangan.com - Perkembangan penanganan Banjir-Longsor Sumatera kembali diperbarui oleh BNPB, dengan jumlah korban meninggal yang telah mencapai 916 jiwa.

Hingga Minggu, 7 Desember 2025, sebanyak 274 orang lainnya masih dinyatakan hilang berdasarkan Data Korban yang dihimpun dari tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dampak dari Banjir-Longsor Sumatera ini menimpa 52 kota dan kabupaten, menyebabkan kerusakan besar serta gelombang pengungsian dalam jumlah sangat besar.

Baca Juga: Pemulihan Listrik Aceh Dikebut, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Instruksi Presiden Prabowo Mulai Terpenuhi

Laporan BNPB mencatat sekitar 845 ribu warga terpaksa meninggalkan rumah, terdiri dari 34.900 jiwa di Sumatera Utara, 14.700 jiwa di Sumatera Barat, dan 795.700 jiwa di Aceh. Kondisi ini menjadikan Pengungsi Sumatera sebagai salah satu fokus utama penanganan bencana.

Kerusakan infrastruktur akibat bencana juga cukup luas, termasuk lebih dari 105 ribu rumah, 1.300 fasilitas umum, dan 405 jembatan. Selain itu, 199 fasilitas kesehatan, 697 fasilitas pendidikan, 420 rumah ibadah, serta 234 gedung perkantoran turut terdampak.

“Di tengah situasi sulit ini, mari saling menguatkan dan memastikan bantuan menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” ujar pihak BNPB pada Minggu, 7 Desember 2025.

Baca Juga: Menteri LH Soroti Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Temuan Awal Berpotensi Mengarah ke Pelanggaran Serius

Pemulihan Layanan Kesehatan Mulai Berjalan

Seiring masifnya dampak Banjir-Longsor Sumatera, Pemulihan Layanan Kesehatan menjadi prioritas. BNPB melaporkan sejumlah fasilitas kesehatan sudah kembali beroperasi di tiga provinsi terdampak.

Di Aceh, terdapat 3 rumah sakit dan 55 PKM yang siap memberikan pelayanan. Sumatera Utara memiliki 15 rumah sakit dan 25 PKM yang telah kembali aktif. Sementara itu, seluruh rumah sakit dan PKM di Sumatera Barat dikonfirmasi berfungsi normal.

Pemulihan ini turut didukung oleh pengiriman genset berkapasitas 250 kWh ke RSUD Takengon, Aceh Tengah, dan ke RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang, untuk memastikan aliran listrik stabil saat pelayanan kembali dibuka.

Baca Juga: Transfer Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Bocorkan Masa Depan Megawati Hangestri Pertiwi Usai SEA Games 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X