Krisis Air Bersih Pascabanjir, Warga Tamiang Hulu Alami Penyakit Kulit Pascabanjir akibat Pakai Air Sisa Banjir

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 28 Desember 2025 | 07:11 WIB
Warga Tamiang Hulu hadapi Krisis Air Bersih, Penyakit Kulit Pascabanjir mulai dikeluhkan usai banjir.     (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)
Warga Tamiang Hulu hadapi Krisis Air Bersih, Penyakit Kulit Pascabanjir mulai dikeluhkan usai banjir. (Instagram/a.muhammadkurniawan.s)

Ia menjelaskan bahwa penanganan medis pascabanjir harus disesuaikan dengan jenis penyakit yang muncul, termasuk Penyakit Kulit Pascabanjir yang kerap dialami Warga Tamiang Hulu akibat Krisis Air Bersih.

“Lini pertama itu (dokter) penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bencana banjir. Banjir itu air, misalnya terhirup ke paru-paru, termakan ke saluran cerna, kena mata jadi penyakit mata, kena kulit jadi penyakit kulit,” paparnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Senior, Ini Jejak Karier Yolla Yuliana Hingga Jadi Kapten Tim Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

“Jadi, lini pertama dokter itu berbeda. Jadi, yang harus dikirim itu misalnya penyakit dalam, penyakit paru, kemudian dokter mata, dokter kulit,” tukasnya.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa penanganan Krisis Air Bersih harus menjadi prioritas agar risiko Penyakit Kulit Pascabanjir dan ancaman kesehatan lain yang dialami Warga Tamiang Hulu tidak semakin meluas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X