Tiga Bulan Menahan Trauma, Ibu Suarni Akhirnya Kembali ke Lokasi Longsor Aceh Tengah pada Kamis 5 Februari 2026

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Kamis, 5 Februari 2026 | 13:47 WIB
Kisah Ibu Suarni di longsor Aceh Tengah, Kamis 5 Februari 2026, kembali menyentuh hati saat ia menatap rumahnya yang telah hilang. (Instagram/keber_gayo)
Kisah Ibu Suarni di longsor Aceh Tengah, Kamis 5 Februari 2026, kembali menyentuh hati saat ia menatap rumahnya yang telah hilang. (Instagram/keber_gayo)

ACEH TENGAH, Mediapriangan - Kamis 5 Februari 2026 menjadi momen berat bagi Ibu Suarni. Setelah lebih dari tiga bulan menahan trauma, perempuan asal Desa Kelitu itu akhirnya kembali menginjakkan kaki di lokasi rumahnya yang hilang akibat longsor Aceh Tengah.

Langkahnya tertatih, matanya basah, dan pelukan anaknya menjadi satu-satunya penguat saat ia menatap hamparan tanah yang dulu adalah tempat tinggalnya.

Kisah Ibu Suarni kembali mencuat setelah diunggah melalui akun Instagram @keber_gayo pada Kamis 5 Februari 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat bagaimana longsor Aceh Tengah yang terjadi pada akhir November 2025 masih menyisakan luka mendalam, terutama bagi warga yang kehilangan rumah dan rasa aman.

Baca Juga: Koper Tertinggal di Bandara, Penumpang NAM Air Viral Luapkan Emosi Usai Tunggu Berjam-jam

"Sudah lebih dari tiga bulan, Ibu Suarni belum berani melihat rumahnya yang rata dengan tanah akibat longsor di Desa Kelitu, Aceh Tengah," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Trauma akibat longsor Aceh Tengah membuat Ibu Suarni memilih menjauh dari lokasi bencana selama berbulan-bulan. Rasa takut dan kehilangan bercampur menjadi satu, hingga akhirnya ia memberanikan diri kembali, ditemani sang anak, pada Kamis 5 Februari 2026.

"Ia akhirnya memberanikan diri datang bersama anaknya untuk melihat kondisi rumah yang telah hilang tersapu longsor," ungkap unggahan tersebut.

Baca Juga: Mahfud MD Nilai Polri di Titik Kritis, Deretan Kasus Viral Jadi Cermin Penegakan Hukum

Dalam rekaman video yang beredar, Ibu Suarni terlihat memeluk anaknya erat-erat. Tangisnya pecah saat ia mengais sisa tanaman di lokasi rumah yang telah lenyap. Adegan itu menjadi gambaran nyata dampak longsor Aceh Tengah yang tidak hanya merenggut bangunan, tetapi juga meninggalkan luka batin yang dalam.

Pasca bencana Aceh November 2025, Ibu Suarni diketahui sempat bertahan di tenda pengungsian selama sekitar satu bulan. Setelah itu, ia menumpang di rumah kerabatnya. Namun kondisi tersebut tidak dapat berlangsung lama, mengingat keterbatasan tempat tinggal.

"Saat ini, ia menumpang di rumah kerabatnya, namun tidak dapat ditempati dalam waktu lama," terang unggahan tersebut.

Baca Juga: Pria Tendang Kucing di Blora Berujung Proses Hukum, Kasus Viral Ini Terancam Hukuman Penjara

"Ia berharap segera mendapatkan rumah hunian yang layak agar bisa kembali hidup dengan aman dan tenang," tambahnya.

Hingga Kamis 5 Februari 2026, unggahan tentang Ibu Suarni dan longsor Aceh Tengah tersebut telah disukai lebih dari 3.860 pengguna Instagram. Kolom komentar pun dipenuhi doa dan dukungan dari warganet yang turut merasakan pilu atas musibah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X