BEKASI, Mediapriangan.com - Rekaman CCTV yang menyorot lapak sederhana seorang nenek penjual nasi uduk di Jatiwarna mendadak ramai dibahas.
Video tersebut memicu gelombang simpati sekaligus kemarahan warganet setelah muncul dugaan pencurian di Bekasi yang merugikan korban hingga Rp4 juta.
Dalam tayangan CCTV yang beredar luas, terlihat seorang pria mengenakan masker putih mendekati nenek penjual nasi uduk tersebut dengan berpura-pura memesan makanan.
Saat korban sibuk melayani, pria itu diduga memanfaatkan kelengahan untuk mengambil dompet berisi uang tunai.
Baca Juga: Banjir susulan Pidie Jaya saat tarawih pertama, warga Aceh hadapi air selutut di malam Ramadan
Unggahan akun Instagram @jakarta.keras pada Kamis, 19 Februari 2026, menyebut kejadian itu terjadi di Jalan Bulak Tinggi Raya, Jatiwarna.
Dalam narasi yang dibagikan, tertulis, "Maling tega menggasak duit Rp4 juta milik nenek penjual nasi uduk di Jatiwarna," demikian tertulis pada postingan tersebut.
Dari rekaman CCTV yang beredar, pria tersebut tampak berdiri cukup dekat dengan area penyimpanan uang.
Baca Juga: Viral Bocah Majalaya Bawa Pulang Makanan dari Masjid untuk Nenek, Kisah Haru di Bandung Tuai Simpati
Saat nenek penjual nasi uduk fokus menyiapkan pesanan, terduga pelaku terlihat mengintai dompet korban sebelum akhirnya mengambilnya. Dugaan pencurian di Bekasi ini disebut berlangsung cepat tanpa disadari korban.
Uang sebesar Rp4 juta yang hilang diduga merupakan modal usaha sekaligus hasil penjualan harian nenek penjual nasi uduk tersebut.
Aksi dalam CCTV juga memperlihatkan pelaku segera meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor sesaat setelah mengambil uang.
Artikel Terkait
Peserta Diminta Hindari Calo, BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Tegaskan Klaim JHT Mudah dan Gratis
Fenomena Hari Raya 2026, Imlek, Ramadan, dan Prapaskah Berdekatan, Terjadi di Indonesia
Pendaki Gunung Ijen Selamat usai Hilang, Operasi SAR Banyuwangi Ungkap Fakta Baru di Kawah Ijen
Setahun Kepemimpinan, Tasik Pintar Jadi Fokus Pemerintah Kota Tasikmalaya Perkuat Pendidikan dan SDM
Ramadan Tiba, KAI Daop 2 Bandung Larang Aktivitas di Jalur Rel, Warga Terancam Sanksi Pidana
Ciamis Siap Jadi Sentra kacang tanah Terintegrasi, Program Libatkan Petani dan Kementerian Pertanian