ACEH, Mediapriangan.com - Akses terbatas dan infrastruktur yang belum sepenuhnya pulih masih menjadi pemandangan di Peusangan Aceh setelah diterjang banjir bandang pada akhir November 2025.
Kondisi tersebut diungkap langsung oleh Luna Maya saat mengunjungi wilayah di Kabupaten Bireuen itu dan membagikan pengalamannya melalui media sosial.
Dalam unggahan terbarunya pada Minggu, 22 Februari 2026, Luna Maya memperlihatkan bagaimana warga Peusangan Aceh kini bergantung pada jembatan gantung sederhana untuk menyeberangi sungai.
Baca Juga: Lubang raksasa Aceh Tengah Meluas, Jalan Alternatif Ditutup dan Akses Warga Dialihkan
Jembatan gantung tersebut berupa keranjang besi yang digantung dengan sling baja dan hanya mampu menampung maksimal lima orang dalam sekali perjalanan.
"Saya menaiki keranjang besi yang menggantung di atas sungai," ungkap Luna Maya.
Bagi Luna Maya, pengalaman melintasi jembatan gantung di Peusangan Aceh menjadi momen yang membekas. Derasnya arus sungai di bawah keranjang besi itu mengingatkannya pada dampak banjir bandang yang merusak jembatan utama penghubung antarwilayah.
"Jembatan di sini runtuh, bersama derasnya bencana," jelas Luna.
Baca Juga: Gudang Petasan Terbakar di Kecamatan Depok Sleman, Letupan Picu Api dan Warga Panik
Ia juga menggambarkan perasaan campur aduk saat berada di atas jembatan gantung tersebut. "(Hal itu) membuat saya merasa kecil, takut, tapi juga tersadar, di balik ketegangan saya, ada keteguhan mereka," terangnya.
Meski harus melewati jembatan gantung dengan risiko dan keterbatasan, semangat warga Peusangan Aceh disebut Luna Maya tidak surut.
Aktivitas pendidikan dan pekerjaan tetap berjalan meski akses utama belum sepenuhnya pulih pascabanjir bandang.
Baca Juga: Apresiasi MHQ, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi Hadiri Quran Fest 2026 Kabupaten Ciamis
Artikel Terkait
Tiga Bulan Pascabanjir, Desa Sulum Aceh Tamiang Terjebak Krisis Air Bersih dan Sanitasi
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Hadiri Hari Jadi Kota Banjar ke-23, Serukan Kolaborasi Pembangunan
21 Tahun di Jepang, WNI Sastia Prama Putri Bangga Paspor Indonesia dan Gaungkan Cinta Tanah Air
Arie Kriting Soroti Polemik LPDP dan Kasus Maluku, Suarakan Nasionalisme dan Keadilan
Program Prioritas Tasik Pelak di Kota Tasikmalaya Digeber, Viman Alfarizi dan Diky Candra Negara Genjot Ekonomi
Musrenbang Disporabudpar Kota Tasikmalaya Bertema Creative Culture, Diky Candra Turun Jadi Dalang