Upaya ini menjadi bagian dari penguatan perlindungan konsumen jasa keuangan di Kota Tasikmalaya agar masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan praktik mencurigakan.
Selain edukasi, kegiatan juga diisi tausiyah bertema Mengatur Keuangan Orang Beriman yang disampaikan K.H. Abdurrahman Yuri Ramdho Ganendra.
Pesan yang disampaikan menekankan bahwa pengelolaan keuangan merupakan bagian dari amanah dan bentuk tanggung jawab spiritual.
Menutup rangkaian kegiatan GERAK Syariah, Nofa Hermawati menyampaikan harapan agar edukasi yang diberikan mampu meningkatkan kemandirian finansial jamaah.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para jamaah, khususnya perempuan dan ibu rumah tangga, semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian pengeluaran, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah yang aman dan berada di bawah pengawasan OJK, "ucapnya.
Ke depan, OJK Tasikmalaya memastikan GERAK Syariah akan terus diperluas di berbagai komunitas di Kota Tasikmalaya sebagai bagian dari penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah secara berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Kerugian Akibat Pinjol dan Keuangan Ilegal Tembus Rp120 Triliun, OJK Peringatkan Risiko di Era Digitalisasi
OJK Turunkan Target Kredit 2025 Jadi 8,99 Persen, Perbankan Diminta Realistis Atur Ekspansi di Tengah Ekonomi Melambat
OJK Terbitkan POJK UMKM, Wajibkan Bank dan LKNB Dorong Pembiayaan Demi Percepatan Pemulihan Ekonomi
Misteri Dugaan Bobol RDN di BCA Rugikan Sekuritas Rp70 Miliar, OJK Turun Tangan Perketat Aturan Transfer Dana
Akhir Pelarian Adrian Gunadi: Eks Bos Investree Ditangkap di Qatar, Pulang Pakai Rompi Oranye dan Jadi Tahanan OJK
Kepala OJK Tasikmalaya Dikukuhkan, Nofa Hermawati Siap Perkuat Stabilitas Keuangan Daerah Priangan Timur