Kasus Keracunan MBG di Cimahi Diselidiki, Sampel Nasi Onigiri hingga Susu UHT Diuji di Labkes Jabar

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Jumat, 6 Maret 2026 | 17:46 WIB
Kasus keracunan MBG di Cimahi menimpa 53 siswa. Sampel nasi onigiri dan menu lain dari program makan bergizi gratis diperiksa Labkes Jabar. (Instagram.com/@infocimahi.co)
Kasus keracunan MBG di Cimahi menimpa 53 siswa. Sampel nasi onigiri dan menu lain dari program makan bergizi gratis diperiksa Labkes Jabar. (Instagram.com/@infocimahi.co)

"Beberapa teman anak saya muntah-muntah setelah makan onigiri dan dibawa ke klinik atau RS Cibabat," imbuhnya.

Menindaklanjuti kasus keracunan MBG yang terjadi di Cimahi itu, Dinas Kesehatan Kota Cimahi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang dibagikan dalam program makan bergizi gratis tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati menyatakan pihaknya telah mengambil sampel makanan dari dapur penyedia untuk diperiksa lebih lanjut di Labkes Jabar.

Baca Juga: Ramffest 2026 Dibuka di Garut Plaza, Putri Karlina Dorong Ekonomi Kreatif Bangkitkan UMKM Garut

"Dinkes Kota Cimahi mendatangi SPPG untuk mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan di laboratorium di Labkes Jabar," tegasnya dalam pernyataan resmi Pemkot Cimahi, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Sampel yang diperiksa di Labkes Jabar tidak hanya nasi onigiri, tetapi juga berbagai menu lain yang menjadi bagian dari paket makan bergizi gratis bagi siswa.

Mulyati menjelaskan bahwa sampel tersebut terdiri dari nasi onigiri isi ayam, telur rebus, apel, kurma, dan susu UHT.

"Hal itu sesuai SOP dari Badan Gizi Nasional, dimana setiap SPPG harus menyimpan sampel makanan yang dibagikan," terangnya.

Baca Juga: Jelang Lebaran 1447 H, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Priangan Timur

"Sehingga makanan yang diduga memicu keracunan yang kita ambil dan periksa," imbuh Mulyati.

Meski dugaan sementara mengarah pada nasi onigiri dalam paket makan bergizi gratis, pihak Dinas Kesehatan Cimahi menegaskan penyebab pasti keracunan MBG belum dapat dipastikan.

Hingga saat ini, pemerintah masih menunggu hasil uji laboratorium dari Labkes Jabar untuk memastikan sumber masalah yang memicu keracunan MBG di Cimahi tersebut.

"Soal penyebab pasti makanan yang memicu keracunan masih harus menunggu hasil uji laboratorium," jelas Mulyati.

"Kita lihat nanti hasil pemeriksaannya," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Didit Fauzi Hendrian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X