BANDUNG, Mediapriangan.com - Pengamanan arus mudik Lebaran di Jawa Barat mulai dipersiapkan melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 26.692 personel gabungan disiagakan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran di berbagai jalur utama di wilayah Jawa Barat.
Kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Aula Ditlantas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa 10 Maret 2026. Operasi ini melibatkan aparat kepolisian, TNI, serta sejumlah instansi terkait guna menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran.
Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari berbagai unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.
"Dengan pelibatan puluhan ribu personel tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran di Jawa Barat dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif," kata Rudi saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Ditlantas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (10/3/2026).
Ia merinci, sebanyak 2.440 personel berasal dari Polda Jawa Barat, kemudian 12.657 personel dari jajaran polres, serta 11.595 personel lainnya dari unsur Tentara Nasional Indonesia dan berbagai instansi yang turut mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Selain fokus pada keamanan, pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran di wilayah Jawa Barat.
Baca Juga: HUT Kota Bekasi ke-29, Dedi Mulyadi Soroti Banjir Bekasi dan Minta Penanganan Dipercepat
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan pentingnya koordinasi antarinstansi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Menurutnya, berbagai sektor harus bekerja secara terpadu agar arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan baik.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 di antaranya pengaturan dan rekayasa lalu lintas pada jalur utama mudik, kesiapan infrastruktur jalan, serta pengamanan di sejumlah titik keramaian di Jawa Barat.
Lokasi yang menjadi prioritas pengamanan meliputi tempat ibadah, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga kawasan wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung selama arus mudik Lebaran.
Baca Juga: Lonjakan Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Idulfitri
Selain itu, kesiapan layanan kesehatan serta langkah mitigasi bencana juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah Jawa Barat.
Artikel Terkait
Pansus XI DPRD Jabar Dorong Pajak Air Permukaan Jadi Penopang PAD Jawa Barat, Regulasi Dibahas Bersama Perpamsi
Wagub Erwan Dorong Japnas Cetak Mentor UMKM Jawa Barat Demi Perkuat Ekonomi Jabar
HPN 2026, PWI Jabar Soroti Imbas KUHP Baru terhadap Ruang Gerak Pers
Pemprov Jabar Buka Posko THR, Layanan Pengaduan Tunjangan Hari Raya Diperketat hingga 27 Maret 2026
Kapolri Apresiasi Dedi Mulyadi, Larangan Siswa Naik Motor ke Sekolah Dinilai Perkuat Disiplin Pelajar Jabar
Kasus Keracunan MBG di Cimahi Diselidiki, Sampel Nasi Onigiri hingga Susu UHT Diuji di Labkes Jabar