"Izinkan mitra untuk curhat, kenapa tiba-tiba semalam muncul juknis baru, sementara untuk minggu ini semua menu sudah tersusun rapi dan bahan baku sudah terpesan?" bebernya.
"Membeli bahan baku sebanyak itu dengan kualitas yang terjamin dengan mendadak, itu sulit. Kami pun harus menyusun ulang menu (di jam 00.00 semalam)," tambah postingan itu.
Keluhan dari SPPG Purworejo itu kemudian memicu perhatian warganet karena dianggap menggambarkan kondisi di balik operasional dapur MBG Purworejo.
Program makan bergizi gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat justru menghadapi tantangan teknis di lapangan.
Pengelola dapur MBG Purworejo berharap Badan Gizi Nasional dapat memperhatikan kondisi di lapangan sebelum mengeluarkan juknis mendadak yang berpotensi mengganggu perencanaan menu makan bergizi gratis.
"Apakah semua memang harus serba mendadak seperti ini? Sudah beberapa kali seperti ini, mohon atensinya BGN," tegasnya.
"Kami mintra atau yayasan yang bersungguh-sungguh ikut memikirkan pemberian MBG terbaik, kok bisa tiba-tiba ada juknis pembagian terakhir di H-2 seperti ini," tutup postingan tersebut.***
Artikel Terkait
GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Luncurkan Posko Mudik Banser 2026 di Enam Kecamatan
Penyalur LPG 3 Kg di Priangan Timur Desak Pemerintah Segera Naikkan HET, Sudah 12 Tahun Tak Berubah
Final four Proliga 2026, Gresik Phonska Plus atau Pertamina Enduro, Siapa Paling Berpeluang ke Grand Final?
Kompensasi Sopir Angkot Jabar Cair Rp6,9 Miliar, Dedi Mulyadi Liburkan Sopir Saat Mudik Lebaran 2026
Bupati Herdiat Serahkan THR Pasukan Ungu saat Apel DPRKPLH Ciamis, Apresiasi Petugas Kebersihan
Ceramah Itikaf di Masjid Agung Panumbangan, Didi Sukardi Ajak Jamaah Kejar Malam Lailatul Qadar